JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
Konstalasi politik menjelang Pilgubsu 2018 akan terus berubah, namun seiring perubahan tersebut sepertinya peluang Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi sebagai Incumbent berpeluang besar untuk terpilih kembali menjadi Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023. Namun semuanya berpulang kepada Hasil Munaslub Partai Golkar. Hal itu dikatakan Pengamat Sosial Politik Osril Limbong kepada SUMUT24, Rabu (6/12).
Baca Juga:
- JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
- Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
- Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan Modern: Richa Arie Sandy Bawa Filosofi "Quiet Luxury" dan "Boss Energy" ke Kancah Pendidikan Melalui Rindu Tenang
Menurutnya, kenapa saya katakan Erry Nuradi berpeluang kembali menjadi Gubernur, “karena Partai Penguasa PDI Perjuangan akan habis-habisan menghidupakan mesin partai politiknya untuk mendukung Erry, pasca mundurnya Edy Rahmayadi dari TNI dan serius maju di Pilgubsu 2018,” ujarnya.
Sah-sah dan wajar saja Erry Nuradi sudah mengantongi nama-nama untuk mendampingi dirinya sebagai Cawagubsu. Namun semuanya berpulang kepada hasil Munaslub Golkar di Jakarta.
“Begitu juga partai besar lainnya seperti PDIP juga akan menunggu hasil Munaslub Partai Golkar, agar mereka dapat mempetakan perpolitikan sehingga mereka tidak kalah dalam Pilgubsu. Karena Pilgubsu juga sangat menentukan dalam Pilpres 2019,” ujar Osril Limbong.
Namun jika hasil Munaslub Partai Golkar nantinya terpilih Airlangga Sutarto sebagai Ketua Umum nya, besar kemungkinan Golkar juga akan mendukung HT Erry Nuradi.
Begitu juga PDI P bakalan mendukung HT Erry Nuradi dengan meletakkan kadernya sebagai Cawagubsu dan lain sebagainya. Apabila Airlangga tidak terpilih menjadi Ketum Golkar, peta perpolitikan juga akan pasti berubah.
“Golkar dan PDI Perjuangan akan berkoalisi seperti koalisi nasional mencari kader atau siapapun yang berpeluang besar untuk didukung maju sebagai Cagubsu dan Cawagubsu. Sehingga munculnya satu lagi pasangan Cagubsu dan Cawagubsu,” ucap Osril Limbong.
Lebih lanjut dikatakannya, “kans Erry sengat besar memenangkan Pilgubsu 2018, karena majunya Edy Rahmayadi sebagai Cagubsu 2018 yang didukung Partai Gerindra, PKS dan PAN. Dengan majunya Edy Rahmayadi menambah semangatnya PDIP mendukung Tengku Erry di Pilgubsu 2018, walaupun nantinya PDI Perjuangan tidak mengutus kadernya untuk mendampingi Erry, maun PDIP berkata Erry dan Wakilnya adalah kader PDI Perjuangan untuk dimenangkan,” ccapnya. (W03)
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
News
sumut24.co MedanDi tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan s
kota
Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku ya
Hukum
Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang &ldquoNanti Saya Check Dulu ke PPK&rdquo
News
Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal &ldquoJangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi&rdquo
kota
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
kota
Medan sumut24.co Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan s
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik t
Hukum
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
kota