Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
- Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Se-Kecamatan, Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
- Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
Sungguh miris melihat banyaknya bangku kosong dalam rapat paripurna pembahasan R-APBD 2018 yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut sejak Rabu hingga Kamis 28-30 November 2017. Kekosongan itu disebabkan para Anggota DPRD Sumut ramai-ramai melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke luar negeri.
Bahkan rapat paripurna agenda pandangan fraksi pemandangan umum anggota dewan atas nama fraksi terhadap Ranperda APBD 2018, Rabu (29/11/2017) hanya dihadiri 30 orang dan hari ini ini, Kamis (30/11/2017) paripurna agenda Nota Jawaban atas Pemandangan Umum anggota Dewan atas nama fraksi terhadap Ranperda APBD 2018 dihadiri 20 orang.
Diungkapkan Sekretaris DPRD Sumut, Erwin Lubis, ada beberapa anggota DPRD Sumut yang melakukan kunker ke luar negeri yakni ke Helsinki, Filandia dan Jepang.
“Untuk ke Helsinki, itu lintas komisi dan undangan dari pemerintah sana. Kalau ke Jepang kunker bersama Gubernur,” ujarnya kepada wartawan di ruang paripurna, Kamis (30/11/2017).
Dipaparkannya, untuk kunker ke Helsinki yakni Ari Wibowo dari Fraksi Gerindra, Faisal (F Golkar), Richard Sidabutar (F Gerindra) Jenni Berutu (F Demokrat), Yantogi Damanik (F PDIP) dan Novita Sari (F Golkar). Sedangkan yang kunker ke Jepang, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Khairul Anwar (F PKS), Zulfikar (F PKS), Satrya Yudha Wibowo (F PKS) dan Hidayati (F PKS).
“Semuanya atas undangan dari pemerintah sana. Mereka kunker selama seminggu dan sudah ada izin dari Mendagri dan Mensesneg,” ucapnya.
Untuk biaya perjalanan kunker itu sendiri, kata Erwin, ada ditampung pada APBD sebesar Rp 35 juta per orang.
“Tiap tahun ada anggaran ini ditampung di APBD, tapi tidak pernah dipergunakan dan selalu jadi Silpa. Kalau di DPRD Medan sudah menggunakan anggaran ini untuk kunker ke luar negeri,” paparnya. (W07)
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan sekaligus melantik Bund
News
Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
News
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Hadir Bawa Kepedulian ke Panti Jompo Nurul Falah
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News