Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Medan I Sumut24.co Pengerjaan proyek tanggul irigasi di Desa Paya Gambar Kecamatan Batangkuis yang diduga dikerjakan asal jadi sehingga akan merugikan uang rakyat, kita minta Kejatisu sebagai APH agar respon dan mengusut persoalan tersebut sehingga tidak merugikan keuangan negara. Aneh kalau pembuatan irigasi dikerjakan secara asal-asalan, tegas Ketua Federasi Serikat Pekerja Transportasi SPSI Sumut Sahat Simatupang kepada Wartawan, Kamis (25/5).
Baca Juga:
Menurut Sahat, Kami sangat berterimakasih atas pembangunan tanggul irigasi di Desa Paya Gambar, Batang Kuis, Deli Serdang. Tujuan pembangunan tanggul irigasi tentunya untuk petani. Pada gilirannya nanti, tanggul irigasi akan menekan ongkos produksi karena ketersediaan air yang melimpah ke sawah dan perladangan petani. Namun jika tanggul irigasi dikerjakan asal – asalan, selain kerugian negara di satuan kerja tersebut dalam hal ini BWS Sumatera II Medan, kerugian juga akan dialami petani karena tujuan pembangunan irigasi yakni pengairan ke persawahan tidak maksimal.” Mau tidak mau, suka tidak suka, akan berdampak kepada ongkos angkut hasil pertanian dan supir truk pengangkut hasil pertanian.” kata Sahat Simatupang.
Karena itu untuk mengamankan kepentingan masyarakat dan petani di Batang Kuis, kami meminta agar Kepala BWS Sumatera II Medan mengevaluasi pekerjaan tersebut. Kemudian Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam atau Asisten Pidana Khusus Kejati Sumut harus mengusut pembangunan tanggul irigasi tersebut.” Demi kesinambungan pembangunan ekonomi petani di Deli Serdang terkhusus di Batang Kuis, tegas Sahat.
Sebelumnya diketahui, Pekerjaan pembangunan tanggul saluran air atau irigasi persawahan di Desa Paya Gambar kecamatan Batangkuis Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara, oleh Balai Wilayah Sungai II Medan Diduga proyek siluman yang sengaja dibuat secara tertutup karena terindikasi tidak memenuhi standar dalam pembangunannya atau asal jadi.
Pasalnya, dari pantauan di lapangan pengerjaan hanya dengan cara batu diletakkan di dasar tanggul, diduga tanpa adanya penggalian pondasi batu. Akibatnya bangunan tanggul tersebut terancam rawan roboh, tidak kokoh, dan tidak akan bertahan lama. Belum lagi papan plank informasi terkadang dipasang dan terkadang sudah tidak ada lagi. Sehingga tidak diketahui berapa anggaran yang dikucurkan dan perusahaan apa yang mengerjakannya.red2
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota