Di Bawah Kepemimpinan Wali Kota Wesly, Pematangsiantar Jadi Tuan Rumah Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026
Di Bawah Kepemimpinan Wali Kota Wesly, Pematangsiantar Jadi Tuan Rumah Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026
kota
Padang Sidempuan | Sumut24.co
Baca Juga:
- Di Bawah Kepemimpinan Wali Kota Wesly, Pematangsiantar Jadi Tuan Rumah Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026
- Nurfirmanwansyah Dorong Smart Village di 74 Nagari Kabupaten Solok, Siapkan Generasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
- Ninja Hijau Raib dari Parkiran, Tiga Pria Diciduk Polsek Batang Kuis
Ada hal yang menarik dibalik banjir yang melanda Kota Padang Sidempuan, Minggu ( 19 / 02 ) kemarin
Pasalnya banyak pihak yang mempertanyakan taman di Daerah Aliran Sungai (DAS,red) melululantkan proyek taman yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu.
Tak pelak membuat tanda tanya kepada masyarakat sampai saat ini, khususnya masyarakat Kota Padang Sidempuan.
Bukan tanpa alasan, seperti yang dikatakan masyarakat lingkungan Sibaganding Kelurahan Sitamiang Baru yang mengatakan, Lingkungan Sibaganding sudah menjadi langganan Banjir dan kita sudah sering mengeluhkan permasalahan kita kepada pemerintah kota Padang Sidempuan baik melalui Kepling, Lurah dan camat, tetapi kita menduga tidak ada perhatian Pemkot Padang Sidempuan terhadap kita di Lingkungan Sibaganding ini.
“Kemarin baru 2 jam di guyur hujan, lingkungan kita sudah banjir hampir selutut orang dewasa, hal ini kita duga akibat drainase yang buruk di lingkungan kita ini. Selanjutnya permasalahan ini sudah sering kita keluhkan kepada pemerintah Kota Padang Sidempuan baik melalui kelurahan dan kecamatan, tetapi sampai saat ini banjir selalu menjadi langganan dilingkungan kami Sibaganding,” Keluh Ginta Siregar dengan nada sedih.
Lanjut Ginta Siregar, terus kemana jadinya proyek yang selama ini dilakukan oleh Pemkot Padang Sidempuan ini, apakah proyek Pemkot Padang Sidempuan ini tidak memihak kepada masyarakat atau hanya untuk kepentingan pribadi atau sekelompok, tandas Ginta Siregar ini, katanya
Diakatakan, seharusnya pemerintah kota Padang Sidempuan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan pembangunan seperti halnya tahap rencana pembangunan yang dimulai dari musrembangi tingkat desa / lingkungan yang ditingkatkan ke tingkat kecamatan dan tingkat Kota Padang Sidempuan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Sangat disayangkan pembangunan taman di daerah aliran sungai yang nota bene pakai dana rakyat sia-sia pemamfaatnnya. Kasus ini perlu menjadi perhatian aparat penegak hukum, tegasnya.
Seperti diketahui, Proyek lanjutan pembangunan DEK kelurahan Kantin Kecamatan Padang Sidempuan Utara senilai Rp 2.,374.000.320 M yang kerjakan CV Indah IS dari Dinas Perumahan dan Pemukiman ( Perkim ) Kota Padang Sidempuan.
Kepada wartawan Syahminan Rambe atau yang akrab disapa Bung Rambe ini menjelaskan, Pembangunan kelanjutan DEK dikelurahan kantin senilai Rp 2.374.000.320 M ini seharusnya terlebih dahulu dilakukan pengkajian yang matang, sosialisasi kepada masyarakat sekitar proyek dan harus juga dipikirkan hal Urjensi kepentingan proyek kelanjutan DEK tersebut.
“Pemamfaatan Daerah Aliran Sungai ( DAS ) atau Sepadan diatur dalam RDRTK dan UU RDRTK tata ruang wilayah Provinsi serta peraturan pemerintah RI tahun 2011 tentang sungai yakni,Pengelolaan DAS harus mengatur hubungan timbal balik antar sumber daya alam dengan manusia dan segala aktifitasnya agar terwujud kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatnya pemamfaatan sumber daya alam manusia secara berkelanjutan, klasifikasi DAS pengkategorian DAS berdasarkan kondisi lahan, kualitas, kwantitas dan kontinuitas air, sosial ekonomi, investasi bangunan air dan pemamfaatan ruang wilayah,” beber aktivis pengiat korupsi Bung Rambe kepada media ini, Senin ( 20 / 02 ) siang.
Ditambahkan, elain itu, Dalam UU No 7 tahun 2004 tentang pengairan serta peraturan Pemerintah No 38 tahun 2011 tentang sungai, aturan tersebut menegaskan 10 – 20 m dari bibir sungai atau sepadan, dilarang untuk dibangun, sebab sungai termasuk sepadan yang artinya adalah milik negara, katanya.
Masih kata Bung Rambe, atas poin – poin diatas, merujuk kepada bangunan lanjutan DEK dikelurahan kantin senilai kurang lebih 2,3 M ini sudah sangat bertentangan dengan ketentuan dan peraturan, dimana lanjutan DEK tersebut bukan dibibir sungai melainkan di aliran sungai sehingga terjadi penyempitan aliran sungai yang dikuatirkan akan menyebabkan erosi dari sisi sebelah kanan DEK tersebut, dimana, ada bangunan hunian masyarakat yg dikawatirkan akan ambruk bila terus menerus debit air tinggi yg berkelanjutan, jelas Bung Rambe.
Selanjutnya, dari informasi masyarakat sekitar mengatakan, proyek kelanjutan DEK senilai 2.374.000.320 M dinilainya tidak ada manfaatnya dan terkesan tak banyak mamfaatnya.
“Jelas – jelas tidak ada manfaat yang dirasakan masyarakat kelurahan kantin terkait proyek kelanjutan DEK tersebut, kalau menurutnya proyek miliaran tersebut hanya membuat keresahan kepada masyarakat sekitar proyek ini,” ungkap pria yang nggan namanya disebutkan.
Lanjut pria ini, Seperti kejadian semalam, banjir dilokasi DEK tergenang yang diduga karena DEK proyek senilai milyaran terlalu rendah.
“Proyek DEK ini semalam turut terendam banjir, akibatnya pasir banyak menumpuk dan menutupi lantai proyek ini,” Papar pria ini.
Sementara saat dikonfirmasi terkait proyek kelanjutan DEK dikelurahan kantin senilai Rp 2,374.000.320 M mengatakan, proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum ( DAU ), dan proyek tersebut sudah melalui proses pembahasan, ucap Kabid Dinas Perkim Kota Padang Sidempuan Dasuki Nasution melalui telepon selulernya kepada media ini.
Selanjutnya, menurut Kabid Perkim Kota Padang Sidempuan, Pembangunan proyek lanjutan DEK dikelurahan kantin senilai Rp. 2.374.000.320 M di aliran sungai tersebut sudah ada rekomendasi dari Badan Wilayah Sungai ( BWS ) Provinsi Sumatera Utara sambil mengatakan supaya jangan dulu dinaikkan ke media.
“Jangan dulu ya, soalnya proyek kelanjutan DEK tersebut belum cair,”singkat Kabid Perkim Dasuki Nasution.(Rahmat Nst)
Di Bawah Kepemimpinan Wali Kota Wesly, Pematangsiantar Jadi Tuan Rumah Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026
kota
Nurfirmanwansyah Dorong Smart Village di 74 Nagari Kabupaten Solok, Siapkan Generasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
kota
Ninja Hijau Raib dari Parkiran, Tiga Pria Diciduk Polsek Batang Kuis
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) guna mema
News
sumut24.co ASAHAN, Semangat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Asahan s
News
Erick Thohir, Sudah Saatnya Mundur?
kota
PEMATANGSIANTAR SUMUT24.CO Sumatera Utara Rally FIA APRC Round 3 & IMI National Rally Championship Round 4 Tahun 2026 resmi dibuka di Lapa
Sport
sumut24.co ASAHAN, Kepiawaian dan ketelitian tim kepolisian kembali teruji. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan
Hukum
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas keberangkatan 34 peserta dan pendamping Kwartir Cabang
News
Pembentukan DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis, DPC Deli Serdang Tekankan Sinergi BPD dan Kepala Desa Kawal Program Strategis
kota