Senin, 15 Juni 2026

Ida Loemongga Nasution Perempuan Pertama Indonesia Raih Gelar Doktor

Administrator - Jumat, 27 Januari 2023 02:42 WIB
Ida Loemongga Nasution Perempuan Pertama Indonesia Raih Gelar Doktor

Catatan : Ali Sati Nasution*

Baca Juga:

SUNGGUH sesuatu yang tidak disangka Prestisius yang diraih Doktor Ida Loemongga Nasution (Ph.D) adalah perempuan Indonesia pertama bergelar doktor (Ph.D). Menariknya dari tujuh orang Indonesia pertama bergelar doktor tampaknya tiga orang berasal dari Afdeeling Padangsidimpuan yakni Alinoedin Siregar gelar Radja Enda Boemi; Ida Loemongga Nasution dan Todoeng Harahap gelar Soetan Goenoeng Moelia.

Ida Loemongga, lahir di Padang Sumatera Barat 22 Maret 1905. Orang tuanya adalah Haroen Al Rasjid Nasution dan Alimatoe’ Saadiah. Ayahnya meru-pakan dokter lulusan Docter Djawa School tahun 1902. Orang tuanya berasal dari Padangsidimpuan Tapanuli Selatan.

Tak lama setelah Ida Loemongga lahir, keluarga ini kemudian pindah ke Sibolga. Setelah ayahnya pensiun dan kemudian membuka praktek di Teluk Betung, Lampung.

Dikutip dari poestahadepok, Ida Loemongga memulai karir pendidikannya saat diterima sebagai siswa di Prins Hendrik-school di Batavia pada tahun 1918.

Pada tahun 1922 Ida Loemongga lulus afdeeling-B (IPA) di Prins Hendrik School, lantas diterima ujian masuk di STOVIA. Namun karena Ida Loemongga tergolong cerdas, maka ia termasuk yang direkomendasikan langsung untuk melanjutkan pendidikan ke Negeri Belanda.

Bayangkan, keberanian si Boru Suti ini, pada usia 18 tahun, ia berangkat sendiri ke Amsterdam Belanda naik kapal laut. Di usia 23 tahun, saat hanya segelintir perempuan Indonesia mengecap pendidikan, Ida Loemongga berhasil memperoleh gelar sarjana kedokteran pada tahun 1927 di Universiteit Utrecht dan langsung mengambil dokter spesialis di Universiteit Lieden.

Keluarga Ida Loemongga tidak keberatan dan sangat mendukung. Ida Loemongga yang diterima di Universiteit Utrecht didukung semua keluarga besar. Ida Loemongga lantas berangkat sendiri ke Belanda pada tahun 1923.

Dalam pendidikannya Ida kemudian berhasil memperoleh gelar sarjana kedokteran pada tahun 1927 di Universiteit Utrecht. Setelah dipromosikan menjadi dokter di universitas tersebut, Ida Loemongga pada tahun berikutnya mengambil dokter spesialis di Universiteit Lieden.

Lantas kemudian, Ida Loemongga ternyata diminati oleh banyak institute. Setelah beberapa waktu sebagai asisten Dr. Caroline Lang, Ida Loemongga meneruskan pendidikan doktoral di Universiteit Amsterdam.

Pada tahun 1931, Ida Loemongga dipromosikan sebagai doktor di bidang kedokteran dengan promo-tor Dr. Lang sendiri. Ia dipromosikan sebagai doktor di bidang kedokteran dengan desertasi berjudul ‘Diagnose en prognose van aangeboren hartge-breken’ (Bataviaasch nieuwsblad, 20-01-1931).

Ida Loemongga pulang ke tanah air dan setelah mendapat lisensi dari pemerintah membuka praktek di Batavia.

Ida Loemongga Nasoetion Pilihan Sejarah Tokoh asal Mandailing. Pada tanggal 29 April 1932, kantor berita Aneta dari Amsterdam, memberitakan bahwa orang yang akan memperoleh gelar doktor di bidang kedokteran pada tanggal 22 September tahun itu juga adalah sosok Ida Loemongga Nasution.

Kemudian, dari universiteiten van Utrecht en Leiden ada nama Ida Loemongga Haroen al Rasjid Nasution dinobatkan sebagai wanita pribumi pertama yang meraih gelar Doktor, dengan tesis Diagnosis dan Prognosis Cacat Jantung Bawaan.

Ayahnya, Harun Al Rasjid ternyata adalah ayah yang sangat perhatian pada pendidikan dan mengingin-kan sekolah setinggi-tingginya bagi anaknya walupun sosok perempuan. Semula Ida Loemongga belajar di ELS Tandjong Karang, dan Prins Hendrik School (afdeeling-B/IPA) di Batavia tahun 1918.

Atas keberhasilannya itu koran Bataviaasch Nieuwsblad juga memberitakan bahwa Ida Loemongga Nasution, putri dari Haroen Al Rasjid Nasoetion, adalah wanita pribumi pertama yang meraih Doktor, Ph.D., di bidang kedokteran.

Banggalah menjadi perempuan Indonesia, lanjutkan keteladanan yang dilakukannya pada bangsa , negara dan orangtua. Belajarlah dari kisah Dr. Ida Loemongga Nasution.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru