Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
PALAS,SUMUT24.CO Ratusan ekor kerbau dan sapi milik warga mati mendadak terserang virus aneh di Desa Ujung Batu 1, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (Palas).
Baca Juga:
Virus aneh tersebut sangat cepat menyerang hewan ternak masyarakat dalam kurun waktu tiga minggu belakangan ini. Sampai saat ini belum diketahui penyebab wabah jenis apa yang menyerang kerbau dan sapi tersebut.
Miftahul Huda Salah satu warga peternak sapi mengatakan, kerbau dan sapi awalnya terinfeksi dengan kondisi keluar air liur dari hidung kemudian mengorok.
“Kalau sudah mengorok dalam jangka waktu 12 jam sapi akan mati mendadak,†ucap warga Desa Ujung Batu 1, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Jumat (06/01/23).
Miftahul pun bingung, Entah virus wabah apa ini,dan gejala lainnya secara tiba-tiba sapi kondisi lemas lalu tumbang, dalam waktu sekitar 4-5 jam mendadak mati.
Miftahul mengatakan, berbagai upaya pengobatan sudah dilakukan, namun belum ada sapi yang bisa bertahan hidup apabila sudah terkena wabah virus tersebut.
Disamping itu, lanjutnya, warga peternak sapi langsung menjual sapi-apinya yang masih sehat dengan harga yang jauh di bawah pasaran karena dihantui rasa ketakutan akan wabah virus yang menyerang hewan ternak peliharaan warga tersebut.
Kepala Desa Ujung Batu 1, Hasan Basri menjelaskan, di Desa ini ada sekitar 3.000 ekor sapi milik warga, namun diperkirakan sudah lebih 100 ekor sapi dan kerbau yang mati secara nendadak akibat diserang wabah virus.
“Akibat adanya wabah virus yang menyerang sapi-sapi milik warga, kerugian yang dialami warga peternak hewan peliharaan mencapai milyaran rupiah,†ungkapnya.
Saat ini, Pemerintahan Desa sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lewat Dinas Peternakan Kabupaten Padang Lawas (Palas) untuk upaya mengantisipasi penyebaran wabah virus yang menimbulkan kematian bagi sapi dan kerbau.
“Di Desa Ujung Batu 1 merupakan salah satu pemasok daging sapi dan kerbau di Kabupaten Palas,†tambahnya.
Kepala Desa Ujung Batu 1 berharap, Dinas Peternakan Kabupaten Palas dengan secepatnya bisa mengatasi wabah virus yang sedang melanda peternak sapi di Desa Ujung Batu 1 agar para petani ternak tidak mengalami kerugian lebih besar lagi, pungkasnya.zal
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota