Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Baca Juga:
MEDANÂ I Sumut24.co
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi membuka pasar beras murah di dua pasar tradisonal, yakni Pasar Simpang Limun dan Pasar Sei Sikambing Medan. Sebanyak 30 ton beras disalurkan di dua pasar ini yang dijual dengan harga Rp10 ribu/kg.
Penjualan beras murah ini dilakukan untuk menekan harga beras yang cenderung naik menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok, terutama beras. Penjualan beras murah ini merupakan program Penderasan Beras ke Pasar Rakyat dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI).
“Program Kementan ini dilakukan untuk menjaga harga beras agar tetap setabil. Setelah kita tinjau tadi, harga beras yang paling murah itu sebesar Rp12.500/kg. Karena itu kita jual dengan harga Rp10.000/kg, dan dibatasi hanya bisa membeli 10 kg/orang,” ucap Edy Rahmayadi, yang hadir bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI Ali Jamil Harahap di Pasar Simpang Limun, Jalan SM Raja Medan, Selasa (27/12).
Edy Rahmayadi memastikan bahwa program Penderasan Beras ini bukan berarti Sumut devisit pangan. Namun karena Nataru harga kebutuhan pangan di antaranya beras mengalami kenaikan. Program Penderasan Beras ini dilakukan untuk menjaga harga beras tetap setabil dan juga meringankan beban masyarakat untuk dapat merayakan Nataru.
“Kita pastikan kita tidak kekurangan, tapi dengan kondisi ini harga beras merangkak naik, makanya di sini pemerintah hadir untuk meringankan daya beli masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Dirjen PSP Kementan RI Ali Jamil Harahap mengatakan, program Penderasan Beras ke Pasar Rakyat ini serentak dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mengamankan harga beras dan juga menjaga kebutuhan pangan masyarakat jelang Nataru 2023.
“Sumut itu adalah penyumbang beras. Berdasarkan data ketersedian beras di Sumut adalah surplus yakni 2,3 juta ton dengan kebutuhan beras untuk masyarakat hanya 1,8 juta ton,” katanya.
Beras premium IR 64 yang disalurkan ini merupakan kerja sama dengan beberapa kilang padi yang ada di Sumut. Dipastikan untuk di Januari 2023, harga beras akan kembali turun yang didukung panen raya di beberapa daerah di Indonesia.red2
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota