Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
ASAHAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Diduga karena kejar target RKO/RKAP akhir tahun, Oknum Asisten Afdeling IV dengan sengaja memerintahkan bawahannya untuk menghalalkan panen TBS yang sangat mentah.
Seperti yang ditemukan tim Awak Media dilapangan, pada hari Senin (26/12/2022) saat tim Awak Media melintas diareal Perkebunan PTPN III Kebun Bandar Selamat, terlihat persis dilokasi yang tidak jauh dari Kantor Afdeling IV Kebun Bandar Selamat, terlihat tumpukan TBS yang masih sangat hitam ada sekitar 20 tros lebih, dan parahnya lagi TBS yang dilihat oleh tim awak Media bukan lagi F-0-0, tapi lebih parah lagi, karena kondisi TBS masih sangat hitam legam.
Tentunya hal panen TBS mentah adalah merupakan pelanggaran IK-PTPN III tentang tatacara dan aturan kriteria buah matang di panen, karena buah yang belum memenuhi kriteria bila di panen bisa mempengaruhi kadar minyak (rendemen), itu sebabnya PTPN III melarang keras dipanennya TBS mentah (F-0-0).
Seperti yang disampaikan oleh Sekjen AWPI Kabupaten Asahan, saat dijumpai dikantornya Tecy Septerio Smjk mengatakan, “aturan panen seperti yang tertuang dalam IK-PTPN III jelas disebutkan tentang tatacara dan kriteria buah matang bisa dipanen, “untuk tanah miring minimal berondol satu alami, tanah bergelombang minimal tiga berondol tiga alami, dan untuk tanah rata minimal berondol lima alami, maka jelas, apapun alasannya yang sudah dilakukan oleh Asisten Afdeling IV Kebun Bandar Selamat adalah menyalahi IK-PTPN III,” ucapnya.
Sementara sang Asisten Afdeling IV Saat dikonfirmasi oleh tim awak Media, dengan entengnya menjawab, “TBS itu baru saja dikembalikan dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS), dan rencananya TBS itu kami kirim lagi ke pabrik kelapa sawit (PKS),” ucapnya dengan enteng seakan-akan yang tim awak Media lihat bukanlah kesalahan.
“Memang benar jika TBS itu masih mentah, dan sebenarnya Kami pun sudah mengarahkan kepada pemanen untuk tidak menurunkan TBS yang masih mentah, namun tenaga Panen tidak mau mengindahkan larangan kami, dan hal itu bisa terjadi karena beban target yang terlalu tinggi, sementara untuk perintah melebarkan ancak panen juga tidak diindahkan mereka (Tenaga Panen-Red),” kembali jawaban sang Asisten yang lagi-lagi menunjukkan rasa tidak pahamnya tentang tugas dan tanggungjawabnya seorang Asisten selaku orang nomor satu di Afdeling.
Setelah berita ini terbit, diharapkan ada tindakan dari Manajemen kebun setempat, atau bila perlu pihak Dewan Direksi bisa mengkaji ulang terhadap pengangkatan atau kenaikan golongan dari Asisten yang diduga tidak memahami atau menguasai job Pekerjaannya. (tim)
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News
Menhan Beradab di Tengah Candu Pasukan Siber
News