Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
kota
MEDAN | SUMUT24 Peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya satu keluarga di Jalan Mangaan/Kayu Putih, Lorong Benteng, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, akibat di bantai Andi Lala CS di rekontrusi oleh pihak Tim Poldasu, Polres Belawan, Polsek Labuhan dan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Medan, Senin ( 08/5)
Baca Juga:
Rekonstruksi tersebut dijaga 350 personel Kepolisian dari Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dibantu personel Brimob.
Namun Keluarga korban pembunuhan sadis di jalan Bakaran Batu lingkungan XI kelurahan Mabar kecamatan Medan Deli histeris ketika melihat tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap keluarga Rianto tersebut.
Selain keluarga korban,warga yang memadati lokasi kasus pembunuhan tersebut pun turut bersorak bahkan ada juga yang memaki Andi Lala cs. Dengan menggunakan kursi roda andi lala bersama dua tersangka lain nya memasuki lokasi rekonstruksi kasus pembunuhan yang mereka lakukan.
Bahkan seorang ibu yang terlihat sangat emosi begitu melihat Andi Lala turun dari mobil tahanan milik Dit Tahti Poldasu.”Matikan aja itu,bukan manusia itu tega dia bunuh anak kecil yang gak tau apa apa,”teriak ibu itu.
Sebanyak 48 adegan diperagakan dalam rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Mabar yang dilakukan oleh Andi Lala Cs.
Dari rekonstruksi itu terungkap bahwa Andi Lala memang eksekutor tunggal. Karena hanya Andi Lala yang masuk ke dalam rumah untuk menghabisi Riyanto sekeluarga.
“Dari 48 adegan ada dua lagi yang belum terlaksana. Karena kondisi di TKP sudah tidak memungkinkan. Kerumunan massa sudah tidak kondusif,†kata Kasubdit III Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu.
Rencananya dua adegan yang belum terlaksana akan dilakukan di Mapolda Sumut. Rekonstruksi juga dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan penasehat hukum dan bersama 2 tersangka lain, yakni Andi Saputra (27) dan Roni (21).
Dua adegan yang belum diperagakan oleh Andi Lala adalah saat dimana dia mengambil besi seberat 15 kilogram yang digunakan untuk menghabisi korban.
Adegan inti dalam kasus itu adalah saat Andi Lala menghabisi nyawa Riyanto dan keluarga. Setelah menghabisi nyawa Riyanto, Andi Lala meminta agar tersangka Andi Sahputra dan Roni memutar mobil.
Namun saat itu anggota keluarga yang lain terbangun sehingga Andi lala langsung menganiaya korban lainnya hingga tewas.
Suasana rekonstruksi berjalan riuh , lantaran masyarakat yang berada di lokasi geram ingin mengakiminya dan Polisi kesulitan saat membawa Andi Lala Cs keluar dari lokasi. (C02)
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
kota
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota