KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Medan I Sumut24.co Penetapan PT ALFAZZA JAYA MAS lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022 menuai kontroversi.
Baca Juga:
Pasalnya, Diduga kelompok kerja (Pokja) Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berinisial RK, diduga berpihak kepada salah satu perusahaan diduga sebagai ‘pengantin proyek’.
“Informasi yang diperoleh, Jumat (25/11/2022) Ketua Aliansi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi (Alamp Aksi) Eka Armada Danusaptala SE mengatakan, bahwa pada Kamis (24/11/2022) Pokja Pengadan barang dan jasa terjadwal melakukan pembuktian kualifikasi terhadap sejumlah perusahaan penawar proyek dikantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang beralamat di Jalan Diponegoro 31, Kantor Gubernur Sumatera Utara”Ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari seorang sumber yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) bertugas di LPSE, lanjut Ketua Alamp Aksi yang akrab disapa Eka, mengatakan hanya mengetahui PT Syifa Bersaudara dan PT Mulia Farma Jaya yg hadir melakukan pembuktian kualifikasi.
“Sementara, PT Alpazha Jaya Mas yang ditetapkan menjadi pemenang lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022 diduga tidak hadir melakukan pembuktian.”Jelas
Hal itu terungkap, Kata Eka Alamp Aksi lagi memaparkan, dugaan ketidakhadiran PT Alpazha Jaya Mas menghadiri pembuktian kualifikasi, berdasarkan laporan foto yang dikirimkan Pokja RK melalaui ponsel pegawberinisial AD. “Foto itu sengaja diambil, sebagai laporan kerja dan aktivitas Pokja RK hari Kamis sesuai jadwal yang lelang proyek di LPSS Sumut” pungkasnya.
Oleh karena itu, Ketua DPP Alamp Aksi sebelum mengakhiri mengatakan, meminta Dinas Kesehatan Sumut membatalkan pemenang jika memang benar pelaksanaan lelang proyek tidak terindikasi monopoli.
Kita harapkan, proyek proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022 yang sudah 3x batal sebelumnya tanpa ada alasan yang transparan pada proses pembatalan lelangnya.
“Ini lanjutan tender ke 4, aroma monopoli begitu kuat tercium. Gimana Sumutbermartabat, jika Gubernur Sumut terus menyuarakan visi-misinya, tetapi pada jajarannya diduga bermentalkan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Kami minta Gubernur panggil Kepala Dinas Kesehatan sebagi pengguna anggada (PA) atas serapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang beraroma korupsi ini. Serta buktikan secara transparan hasil evaluasi Pokja terhadap sejumlah perusahan yang diundangkan untuk melakukan pembuktian kualifikasi” Pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, adapun sejumlah perusahaan peserta yang melakukan penawaran diantaranya, 1 PT. KARYA DAVIN NUSANTARA 94.242.161.1-124.000 Rp. 2.347.902.245,17 Rp. 2.347.902.245,17 2 PT ALFAZZA JAYA MAS 92.951.097.2-125.000 Rp. 2.382.869.079,00 Rp. 2.382.869.079,00 3 PT. SIYFA BERSAUDARA 02.848.353.5-124.000 Rp. 2.565.207.558,00 Rp. 2.565.207.558,00 4 PT. Banyuwangi Pharma Utama 80.200.533.0-627.000 Rp. 2.646.000.000,00 Rp. 2.646.000.000,00 5 PT. MULIA FARMA JAYA 86.641.330.5-124.000 Rp. 2.705.801.157,00 Rp. 2.705.801.157,00.
Sejumlah aktivis, tokoh pemuda dan organisasi masyarakat (Ormas) sudah banyak menyuarakan aroma indikasi monopoli pada proses lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022.
Mulai dari munculnya dugaan surat dukungan terhadap salah satu perusahaan yang expired atau batas penggunaan tidak memenuhi syarat kerangka acuan kerja (KAK) di poin pertama, dilanjutkan dengan informasi dugaan ketidakhadiran perusahan PT Alpazha Jaya Mas yang terindikasi tidak hadir pembuktian kualifikasi tetapi menjadi pemenang.tim
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota