Pemko Pematangsiantar menyerahkan bantuan kepada 30 kepala keluarga
Pemko Pematangsiantar menyerahkan bantuan kepada 30 kepala keluarga
kota
Medan I Sumut24.co Penetapan PT ALFAZZA JAYA MAS lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022 menuai kontroversi.
Baca Juga:
Pasalnya, Diduga kelompok kerja (Pokja) Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berinisial RK, diduga berpihak kepada salah satu perusahaan diduga sebagai ‘pengantin proyek’.
“Informasi yang diperoleh, Jumat (25/11/2022) Ketua Aliansi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi (Alamp Aksi) Eka Armada Danusaptala SE mengatakan, bahwa pada Kamis (24/11/2022) Pokja Pengadan barang dan jasa terjadwal melakukan pembuktian kualifikasi terhadap sejumlah perusahaan penawar proyek dikantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang beralamat di Jalan Diponegoro 31, Kantor Gubernur Sumatera Utara”Ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari seorang sumber yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) bertugas di LPSE, lanjut Ketua Alamp Aksi yang akrab disapa Eka, mengatakan hanya mengetahui PT Syifa Bersaudara dan PT Mulia Farma Jaya yg hadir melakukan pembuktian kualifikasi.
“Sementara, PT Alpazha Jaya Mas yang ditetapkan menjadi pemenang lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022 diduga tidak hadir melakukan pembuktian.”Jelas
Hal itu terungkap, Kata Eka Alamp Aksi lagi memaparkan, dugaan ketidakhadiran PT Alpazha Jaya Mas menghadiri pembuktian kualifikasi, berdasarkan laporan foto yang dikirimkan Pokja RK melalaui ponsel pegawberinisial AD. “Foto itu sengaja diambil, sebagai laporan kerja dan aktivitas Pokja RK hari Kamis sesuai jadwal yang lelang proyek di LPSS Sumut” pungkasnya.
Oleh karena itu, Ketua DPP Alamp Aksi sebelum mengakhiri mengatakan, meminta Dinas Kesehatan Sumut membatalkan pemenang jika memang benar pelaksanaan lelang proyek tidak terindikasi monopoli.
Kita harapkan, proyek proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022 yang sudah 3x batal sebelumnya tanpa ada alasan yang transparan pada proses pembatalan lelangnya.
“Ini lanjutan tender ke 4, aroma monopoli begitu kuat tercium. Gimana Sumutbermartabat, jika Gubernur Sumut terus menyuarakan visi-misinya, tetapi pada jajarannya diduga bermentalkan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Kami minta Gubernur panggil Kepala Dinas Kesehatan sebagi pengguna anggada (PA) atas serapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang beraroma korupsi ini. Serta buktikan secara transparan hasil evaluasi Pokja terhadap sejumlah perusahan yang diundangkan untuk melakukan pembuktian kualifikasi” Pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, adapun sejumlah perusahaan peserta yang melakukan penawaran diantaranya, 1 PT. KARYA DAVIN NUSANTARA 94.242.161.1-124.000 Rp. 2.347.902.245,17 Rp. 2.347.902.245,17 2 PT ALFAZZA JAYA MAS 92.951.097.2-125.000 Rp. 2.382.869.079,00 Rp. 2.382.869.079,00 3 PT. SIYFA BERSAUDARA 02.848.353.5-124.000 Rp. 2.565.207.558,00 Rp. 2.565.207.558,00 4 PT. Banyuwangi Pharma Utama 80.200.533.0-627.000 Rp. 2.646.000.000,00 Rp. 2.646.000.000,00 5 PT. MULIA FARMA JAYA 86.641.330.5-124.000 Rp. 2.705.801.157,00 Rp. 2.705.801.157,00.
Sejumlah aktivis, tokoh pemuda dan organisasi masyarakat (Ormas) sudah banyak menyuarakan aroma indikasi monopoli pada proses lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara T.A 2022.
Mulai dari munculnya dugaan surat dukungan terhadap salah satu perusahaan yang expired atau batas penggunaan tidak memenuhi syarat kerangka acuan kerja (KAK) di poin pertama, dilanjutkan dengan informasi dugaan ketidakhadiran perusahan PT Alpazha Jaya Mas yang terindikasi tidak hadir pembuktian kualifikasi tetapi menjadi pemenang.tim
Pemko Pematangsiantar menyerahkan bantuan kepada 30 kepala keluarga
kota
Tembus 62 Meter, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0207/Simalungun dan Warga Berpacu Hadirkan Air Bersih di Dame Raya
kota
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH, MS, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpili
News
Medan, Punggahan jelang bulan suci Ramadhan 1447 H di Jalan Swadaya, Lingkungan 16, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, menjadi
kota
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menandai langkah strategis dalam penguatan ekosistem riset dan inovasi melalui peresmia
kota
sumut24.co TAPTENG, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto melaksanakan k
News
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru
Umum
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
kota
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
kota
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
kota