Minggu, 05 April 2026

Pelaksanaan Proyek Bahu Jalan Dinas SDM BMBK Deliserdang Dipertanyakan

Administrator - Selasa, 22 November 2022 07:01 WIB
Pelaksanaan Proyek Bahu Jalan Dinas SDM BMBK Deliserdang Dipertanyakan

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pelaksanaan pengerjaan proyek Rehabilitasi/Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kabupaten Deliserdang di Pasar 5, Dusun 14, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan Dhi, Kabupaten Deliserdang dipertanyakan.

Pengerjaan Rehabilitasi/Pemeliharaan jalan yang menggunakan dana anggaran APBD Thn 2022 sebesar Rp 198.810000,- juta disinyalir telah mengakibatkan keresahan masyarakat sekitar proyek dan pengendara yang melintas.

Keresahan itu menurut warga, pelaksanaan pengerjaan yang disinyalir tidak menggunakan pase sesuai juklak dan juklis. Dimana, dalam pelaksanaan tersebut terkesan menimbulkan polusi udara dan merugikan pengendara.

Dari amatan wartawan dilapangan, Selasa (22/11/2022) siang, pengerjaan rehabilitas/pemeliharaan jalan (bahu jalan) terlihat sisa tumpukan galian tanah proyek yang terkesan dibiarkan. Sehingga, bila musim hujan dampaknya menimbulkan jalan berlumpur. Dan bila musim panas mengakibatkan polusi udara dengan debu yang berterbangan.

Tidak hanya itu, proyek milik Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kabupaten Deliserdang ini juga telah menyebabkan kerugian bagi pemilik kendaraan roda empat (mobil) yang terperosok masuk kedalam galian proyek sedalam setengah meter.

“Selain kondis jalan macat dan polusi udara, pengerjaan tersebut tidak menggunakan pase dan plang proyek atau tanda adanya pelaksanaan pengerjaan. Sehingga, ada mobil milik warga rusak karena terperosok kedalam lubang galian proyek yang terkesan minimnya pengawasan dan diduga melakukan pembiaran,” ujar sejumlah warga.

Sebelumnya, Kadis PU Bina Marga Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar yang dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, pihaknya akan menindak lanjuti.

“Terimakasih, akan ditindaklanjuti. Namun masyarakat juga diharap bersabar karena pengerjaan parit tersebut juga untuk kepentingan masyarakat agar wilayahnya tidak banjir. Setiap pekerjaan proyek apapun terutama di wilayah perkotaan atau permukiman pasti akan menimbulkan ketidaknyamanan, namun itu hanya sementara. Diharapkan masyarakat untuk bersabar dan kedepan dihimbau kepada masyarakat agar tidak menutupi parit dan membuang sampah secara sembarangan sehingga parit/drainase tetap berfungsi dengan baik dan banjir dan genangan dapat diminimalisir. Sekali lagi trmksh infonya,” ujar Kadis.

Masih Kadis, terkait adanya kendaraan milik warga yang alami kerusakan atas pengerjaan proyek tersebut, Janso menjelaskan, akan melakukan check kejadian. Pengawasan jalan berkaitan dengan persoalan teknis dan penyedia yàng harus bertanggung jawab terkait semua proses di lapangan, ungkap Janso yang mana oleh Kabid Dinas PU Deliserdang, Agus Salim kepada wartawan memaparkan bahwa, pengerjaan proyek tersebut adalah benar dari Dinas PU Delisèrdang.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru