Rabu, 13 Mei 2026

Kondisi Bayi Kembar Siam Makin Sehat

Administrator - Selasa, 04 April 2017 17:57 WIB
Kondisi Bayi Kembar Siam Makin Sehat

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Ketua Tim Penanganan dua pasangan bayi Kembar Siam oleh RSUP H Adam Malik Medan, Prof.Dr.Guslihan Dasa Tjipta menjelaskan bahwa perkembangan kedua pasangan bayi kembar siam yang dirujuk dari Binjai dan Kisaran, hingga Selasa (4/4) tetap sehat. Hal itu dijelaskannya kepada wartawan saat konfrensi pers di Ruang Rapat Gedung Adminstrasi RSUP.H Adam Malik Medan, Selasa (4/4).

Lebih lanjut dikatakan Guslihan Dasa Tjipta, saat ini kondisi bayi F dan bayi S berusia 11 hari dalam kodisi sehat. Pasangan bayi kembar siam ini memiliki panjang F 45 Cm dan bayi S 44 Cm, lingkaran bayi F 31 Cm dan bayi S 30 Cm, berat lahir keduanya 4200 gram dan berat badan saat ini 4450 gram.

“Kondisi saat ini kedua bayi tersebut menangis kuat, gerakan aktif dan memiliki toleransi minum kedua bayi tersebut sangat kuat, awalnya diberikan susu formula, tetapi saat ini diberikan ASI 25-30 cc setiap 2 jam sekali,” ujar Dr. Guslihan Dasa Tjipta.

Secara Klinis, ujarnya, sistem pernafasan, jantung ,dan saluran cerna, tempratur dalam kondisi stabil. Tali pusat sudah putus, buang air kecil dan air besar juga normal. Hasil pemeriksaan darah dilakukan secara rutin dan hasilnya normal. Pemeriksaan kultur darah tidak ada pertumbuhan kuman, pengobatan masih bersifat suportif agar menjaga suhu tubuh dalam infat warmer, keseimbangan cairan tubuh dan perawatan di sekitar tali pusat.

Masih sebut Guslihan Dasa Tjipta, selain itu Bayi A 1 dan A2, saat ini berusia 8 hari memiliki panjang 50 Cm berat lahirnya 3500 gram, saat ini kedua bayi tersebut memiliki berat badan 3710 gram. Kondisinya keduanya saat ini gerakan kurang aktif, merintih, kemampuan menghisapnya lemah dan di temukan sesak nafas, denyutan jantung saat ini stabil, tali pusat kering, lokasi bekas operasi di anus tampak baik masih di berikan oksigen melalui hidung, agar menjaga kesimbangan cairan tubuh. “Setiap 2,5 jam diberikan diet melalui infus dan pipa lambung sebanyak 2-3,” ujar Guslihan Dasa Tjipta.

“Kita tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk kedua pasangan bayi kembar siam ini,” timpal Dr.Erjan Fikri. (C01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
Laksamana Putra Mulai Bergerak, Incar Kursi Sekda Medan
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
komentar
beritaTerbaru