MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Sumatera Utara, H.Darwin Hamongan Lubis, SH membantah keras telah mengerahkan massa LMP untuk menghadang Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq masuk ke Sumatera Utara dalam rangkaian roadshow dakwahnya di daerah ini.
Penegasan itu disampaikan Darwin Hamonangan Lubis kepada wartawan Rabu malam (28/12) via telepon, menjawab isu yang disebarkan di mass media tentang keterlibat LMP bersama 3 ormas lainnya menghadang Habib Rizieq yang hendak menghadiri acara Takbir Akbar dan Dzkir bersama di pelataran masjid Agung Medan, kemarin.
Menurutnya, kabar miring seputar keterlibatan organisasinya dalam menghadang tokoh umat itu merupakan sebuah konspirasi jahat yang diduga ingin menghasut masyarakat, yang diduga untuk membuat suasana social, politik dan keamanan daerah ini, khususnya di kota Medan menjadi tidak kondusif.
“Saya tegas, tidak satupun anggota dan kader LMP turun dalam aksi penghadangan itu. Dan, kalaupun ada oknum yang mengaku-ngaku pengurus atau anggota LMP, ini jelas pembohongan publik. Saya curiga oknum ini berencana membuat keributan di kota ini,†kata Darwin.
Sebab itu, Darwin meminta aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, segera mengusut siapa aktor dibalik pencemaran nama baik LMP ini. Siapapun dia, yang menggunakan atribut maupun seragam LMP untuk kegiatan penghadangan itu, jelas tidak kami ketahui, jadi itu aksi liar alias illegal,†tegas Darwin.
Untuk itu pula, Darwin minta polisi segara mengusut ada apa dibalik semua ini. “Tolong Pak Polisi, selidiki ini, siapa oknum dibelakang layar pencemaran nama baik LMP ini. Kalau oknumnya tertangkap, mohon ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di negeri ini,†tegas Darwin seraya menambahkan, pihaknya segera membuat pengaduan resmi ke kantor polisi sebagai bentuk protes atas pencatutan nama LMP untuk aksi yang diduga dapat memicu kekacauan besar di Sumut ini.
Kepada masyarakat luas, Darwin Hamonangan juga menyampaikan permohonan agar mewaspadai aksi-aksi yang mengarahkan kepada bentuk separatisme, disintegrasi bangsa dan terorisme, apalagi sampai membawa-bawa nama besar LMP.
“Tolong laporkan kepada kami jika melihat dan mendengarkan ada oknum anggota maupun pengurus LMP Sumut yang berani-beraninya membawa nama LMP untuk aksi yang tidak kami restui sama sekali, biar kami tindak tegas,†tegas Darwin.
Darwin menegaskan, LMP Sumut tidak akan mungkin melakukan aksi yang akan membawa perpecahan di tengah-tengah masyarakat, serta ingin merusak tatanan berbangsa dan bernegara serta mengganggu stabilitas keamanan bangsa dan Negara.
Sesuai dengan namanya, Laskar Merah Putih memiliki sikap nasionalis yang jelas dan tegas. LMP akan berdiri di garda terdepan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia, ideology Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan Garis-garis Besar Haluan Negara.
“Jadi, tidak mungkin LMP akan melakukan hal sehina itu, hanya untuk menghadang seseorang yang hendak melakukan aktifitas dakwahnya kepada masyarakat luas di daerah ini,†tutupnya. (W07)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News