Wihaji Dorong Gen Z Tak Sekadar Siap Kerja, tapi Juga Siap Hidup
JAKARTA, SUMUT24.CO Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mendorong generasi Z memiliki kesiapan yang lebih luas
News
Deliserdang | SUMUT24 Dugaan korupsi anggaran pendidikan kini kembali muncul di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraraga (Disdikpora) Deliserdang. Diduga proyek pengadaan barang media sekolah yang diperuntukkan bagi Sekolah Dasar (SD) Deliserdang itu banyak di Mark-Up oleh Kabid Sarana & Prasarana Disdikpora selaku pengelola proyek tersebut.
Baca Juga:
Hal ini seperti yang dikatakan Sekjen LSM Team Operasional Penyelamat Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN RI), Jefta Arbie Harahap, saat ditemui SUMUT24, Rabu (9/11).
Jefta mengaku, dari temuan TOPAN RI, proyek yang anggarannya berkisar Rp 500 juta lebih itu seharusnya dikerjakan secara tender, namun temuan di lapangan kegiatan ini dilakukan dengan gaya pengadaan langsung (PL). Diketahui sebelumnya, dana ini bersumber dari sisa Dana Anggaran Kabupaten (DAK) tahun 2014.
“Pengerjaan ini dilakukan oleh Kabid Sarana & Pra Sarana Disdikpora Deliserdang, Suhariyanto. Dia melaksanakan, kegiatan tersebut dengan cara memecah kegiatan menjadi beberapa paket untuk menghindari proses lelang. Pembayaran atas kegiatan tersebut telah dibayar lunas pada bulan Desember 2015 sementara pengadaan barangnya dilaksanakan pada bulan Januari 2016. Kegiatan tersebut berupa Pengadaan barang antara lain 4 unit Laptop, 2 unit Proyektor, 2 unit Screen, 1 paket Sofware E-Conten (Pembelajaran) senilai Rp55.000.000, per paket,” Jefta.
Dari hasil survey yang telah dilakukan, sedikitnya ada 26 SD di Deliserdang yang menerima bantuan barang tersebut.
Tak hanya itu, Jefta juga mengaku bahwa pihaknya juga menemukan kejanggalan pada software komputer. Menurutnya, Pada kegiatan tersebut seharusnya Sofware berupa Windows dan E-Conten sudah harus ter-instal di laptop dan original, tetapi pada kenyataannya windows yang dipakai adalah bajakan.
“Windows yang dipakai adalah bajakan artinya tidak ditemukan tanggal validasi pada windows, Sofware E-Conten juga tidak ada dan tidak bisa dibuka. Kita ada bukti foto-fotonya,” tegasnya.
Terkait hal ini, LSM TOPAN-RI akan segera melaporkannya ke Kejatisu untuk segera di usut lebih dalam.
Sementara itu, saat SUMUT 24 ingin mencoba konfirmasi dan menemui Kabid Sarana & Prasarana Disdikpora Deliserdang, Suhariyanto, di Kantornya kemarin, salah seorang pegawai Disdikpora mengatakan kalau Suhariyanto sedang ke Jakarta dan tak tau kapan kembali ke Medan. Begitu juga dengan kepala dinasnya yang juga tak ada di kantornya. (W07)
JAKARTA, SUMUT24.CO Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mendorong generasi Z memiliki kesiapan yang lebih luas
News
Belawan sumut24.co Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral). Bukan sekadar berkumpul dan bersilaturahmi, Kodaeral I bersama pemerintah daer
News
ACEH TAMIANG SUMUT24.coPengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) kembali menyambangi tendatenda pengungsian korban banjir di K
Politik
sumut24.co ASAHAN, Suasana memanas di jantung pemerintahan Kabupaten Asahan! Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (G
kota
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
HUT Propam Polri ke24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba
News
Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH
News
Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air
News
sumut24.co MedanPenerimaan zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan pada triwula
Umum
Rencana Mau Kabur ke Palembang!!!Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&B Diberi Tindakan Tegas Terukur
News