Minggu, 05 April 2026

PT SMGP Semburkan Lumpur dan Asap Hitam, Ini Jumlah Warga Dilarikan ke RSUD Panyabungan

Administrator - Minggu, 24 April 2022 06:10 WIB
PT SMGP Semburkan Lumpur dan Asap Hitam, Ini Jumlah Warga Dilarikan ke RSUD Panyabungan

Panyabungan I Sumut24.co Aktivitas pengeboran PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) kembali menelan korban. Kali ini sebanyak 16 warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatanan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terpaksa dilarikan ke RSUD Panyabungan, Minggu (24/4/2022) pagi.

Baca Juga:

Hingga kini para korban masih menjalani penanganan intensif di IGD RSUD Panyabungan. Warga tersebut diduga keracunan gas H2S yang bersumber dari aktivitas pengeboran sumur yang menyemburkan lumpur di Wellpad T milik PT SMGP di Desa Sibanggor Julu, Kecamatanan Puncak Sorik Marapi.

Menurut seorang warga, ada bau menyengat muncul dari lokasi pengeboran Wellpad T. Tak lama kemudian terjadi semburan lumpur disertai asap berwarna hitam pekat. Menurut dia, bau menyengat di udara dapat tercium dari jarak 300 meter.

“Banyak warga mendadak lemas dan pingsan karena mencium bau menyengat itu,” katanya. Biasanya, kata dia, warga lebih dulu diberitahu pihak perusahaan jika ada ada aktivitas pengetesan sumur.

Kepala Desa Sibanggor Julu Awaluddin membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, peristiwa semburan lumpur dan kebocoran gas itu terjadi sekitar pukul 09.10 WIB. Mayoritas warga yang keracunan sedang berada di sawah dan sejumlah karyawan yang bekerja.

“Ada lumpur keluar dari pengeboran. Saat ini pihak SMGP sedang memperbaikinya. Namun, saya tidak bisa pastikan seberapa besar kekuatan lumpurnya, apakah akan berdampak ke pemukiman atau bagaimana,” kata Awaluddin.

Di RSUD Panyanyabungan, mayoritas korban mengeluhkan rasa mual dan muntah setelah menghirup bau menyengat yang bersumber dari pengeboran sumur milik perusahaan panas bumi itu.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Edy Sahlan menyebutkan sudah ada 16 warga yang dilarikan ke RSUD Panyabungan. “Yang sudah dilarikan ke RSUD sudah 16 orang,” ujar Edy.

Edy menambahkan gejala yang dirasakan oleh korban hampir sama dengan kejadian-kejadian terdahulu. “Gejalanya sama, mual dan muntah,” katanya.

Edy mengatakan kronologi kejadiannya belum diketahui secara pasti. Namun, informasi yang dia dapatkan dari warga menerangkan bahwa warga melihat kumpalan asap hitam yang keluar. “Dari pengakuan warga tadi melihat asap warnanya hitam,” tuturnya.

Hingga berita ini dinaikkan belum diperoleh keterangan dari pihak PT SMGP.red/st

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru