MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menilai, pembangunan Podomoro punya sisi positif maupun negatif. Dikatakannya, posisi positifnya adalah  Podomoro itu sebagai simbol pertumbuhan ekonomi. Menyerap banyak tenaga kerja dan dapat menambah pendapatan asli daerah  (PAD).
“Selain itu, menjadi simbol pembangunan yang berkelanjutan di Kota Medan. Kehadiran Podomoro sekaligus menjadi kebanggaan Kota Medan sebagai kota metropolitan,” katanya pada SUMUT24, Selasa (8/11).
Sementara itu di sisi negatifnya  dia menilai,  pembangunan Podomoro dapat menambah kemacetan Kota Medan. Dimana saat ini pembangunannya berada di tengah jalan besar Kota Medan.
“Pembangunannya tepat ditengah-tengah jalan kota, sehingga aktifitas terkonsentrasi di satu titik, dimana berkumpulnya orang banyak. Sehingga berpeluang menambah tingkat kemacetan di Kota Medan,” tambahnya.
Tak hanya itu, pembangunan ini juga tentunya akan menimbulkan efek limbah yang cukup besar. Oleh karenanya pihak Podomoro harus memiliki pengolahan limbah agar tak mencemari lingkungan.
“Ada banyak limbah yang harus dikelola dengan baik agar tidak mencermati lingkungan. Menambah kebutuhan akan energi listrik di wilayah sumut,” pungkasnya. (W04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News