Rabu, 13 Mei 2026

Ada Sisi Positif dan Negatif Pembangunan Podomoro

Administrator - Rabu, 09 November 2016 02:42 WIB
Ada Sisi Positif dan Negatif Pembangunan Podomoro

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menilai, pembangunan Podomoro punya sisi positif maupun negatif. Dikatakannya, posisi positifnya adalah  Podomoro itu sebagai simbol pertumbuhan ekonomi. Menyerap banyak tenaga kerja dan dapat menambah pendapatan asli daerah  (PAD).

“Selain itu, menjadi simbol pembangunan yang berkelanjutan di Kota Medan. Kehadiran Podomoro sekaligus menjadi kebanggaan Kota Medan sebagai kota metropolitan,” katanya pada SUMUT24, Selasa (8/11).

Sementara itu di sisi negatifnya  dia menilai,  pembangunan Podomoro dapat menambah kemacetan Kota Medan. Dimana saat ini pembangunannya berada di tengah jalan besar Kota Medan.

“Pembangunannya tepat ditengah-tengah jalan kota, sehingga aktifitas terkonsentrasi di satu titik, dimana berkumpulnya orang banyak. Sehingga berpeluang menambah tingkat kemacetan di Kota Medan,” tambahnya.

Tak hanya itu, pembangunan ini juga tentunya akan menimbulkan efek limbah yang cukup besar. Oleh karenanya pihak Podomoro harus memiliki pengolahan limbah agar tak mencemari lingkungan.

“Ada banyak limbah yang harus dikelola dengan baik agar tidak mencermati lingkungan. Menambah kebutuhan akan energi listrik di wilayah sumut,” pungkasnya. (W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Sumatera Utara Pastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut Percepat Program Peningkatan Puskesmas Rawat Inap
Tinjau UPTD BIAPAL Sialang Buah, Wagub Sumut Surya Dorong Peningkatan PAD Sektor Perikanan
Revitalisasi Stadion Teladan Dikebut, Isu Dugaan “Pengkondisian Proyek” Muncul
KIMAK Sumut Minta FPMAK Cerdas Menerima Informasi: Jangan Asal Tuding Yayasan Atifa Maju Mandiri Langgar Juknis dan Juklak!
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
komentar
beritaTerbaru