MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Bagi warga Negara Indonesia tanggal 28 Oktober pastinya menjadi hari yang bersejarah bagi rakyat Indonesia. Tanggal 28 Oktober merupakan hari dimana dicetuskannya Sumpah pemuda.
Untuk itu, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, hendaknya peringatan ini jangan hanya dijadikan renungan seremoni belaka. Pemuda Indonesia harus menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda itu. Hal ini seperti yang diungkapkan salah satu tokoh pemuda Sumut, Musa Rajeckshah, Kamis (27/10).
Pria yang akrab disapa Ijeck ini menuturkan, nilai-nilai Sumpah Pemuda sudah mulai luntur karena banyak orang sudah melupakannya. Hal ini bisa dilihat dari beberapa kejadian kerusuhan yang terjadi di Indonesia, khusunya Sumut.
“Nilai Sumpah Pemuda seakan luntur, perpecahan terjadi dimasyarakat, ditambah lagi dengan SARA, tentu ini menjadi renungan kita. Jika persatuan antar bangsa tidak dirawat, akan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Ijeck yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut.
Tak hanya itu, pergaulan narkoba yang marak dikalangan pemuda juga menjadi salah satu lunturnya nilai-nilai Sumpah Pemuda.
Untuk itu, Ijeck berharap para pemuda ke depan harus berubah mindsetnya. Apalagi menurutnya di era MEA sekarang, diharapkan pemuda dapat memperbaiki mentalnya agar mampu berdaya saing, khususnya dalam menciptakan karya-karya yang bisa mengangkat perekonomian bangsa. Tak hanya itu, pemuda juga harus memiliki ilmu dan kecakapa melihat peluang yang ada serta bermanfaat.
“Bangun kembali karakter nasional dan bekerja sama tanpa memandang latar belakang kita. Yang tidak kalah penting saat ini adalah bagaimana memajukan perekonomian Indonesia untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Ijeck. (W07)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News