TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Berbagai macam persoalan dan permasalahan di Pemprovsu seperti terlambatnya pengajuan KUA-PPAS ke DPRDSU, diturunkannya PBB-KB dan BBN-KB serta tak sesuainya komitmen Pemprovsu dengan DPRDSU tentang penyusunan anggaran. “Sehingga jelas bahwasanya Sekdaprovsu Hasban Ritonga telah membenturkan Gubsu HT Erry dengan DPRDSU baik secara langsung maupun tidak langsung,” tegas Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sumut Safrizal kepada SUMUT24, Senin (17/10).
Menurut Safrizal, sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Hasban adalah pihak yang bertanggung jawab dalam penyusunan anggaran, sehingga atas kelakuannya tersebut terhambatnya pembangunan di Sumut.
Lebihlanjut Rizal, Sekdaprovsu Hasban Ritonga sebagai motor penggerak di Pemprovsu. Kalau Hasban tak sejalan dengan pimpinannya, yakni Gubsu HT Erry Nuradi, tentu dapat berdampak bagi pembangunan masyarakat Sumut dan bakal merugikan masyarakat itu sendiri.
Sebaiknya Walaupun apapun kepentingan Hasban di Pemprovsu baik pribadi dan kelompok serta masih terlalu patuh kepada atasannya terdahulu Gatot Pujonugroho, harus dikesampingkan dulu. Karena sekarang ini Gubsunya adalah HT Erry Nuradi. Sehingga tidak ada alasan Hasban untuk tidak mendukung HT Erry Nuradi dalam berbagai progam mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat Sumut.
Hasban harus merubah mainseatnya selama ini dengan tunduk dan patuh kepada atasannya. Jangan pura-pura patuh didepan tapi dibelakang bermain, iktikat seperti itulah harus diubah sehingga Sumut ini maju dan berkembang dan dapat bersaing dengan provinsi lain di Indonesia.
“Kita memang heran kinerja Hasban selama ini, semua pengajuan anggaran ke DPRDSU semuanya hampir terlambat. Sehingga terkesan Hasban menjebak DPRDSU sehingga bisa merusak citra Gubsu. Secara teknis kan Hasban yang tahu berbagai anggaran, Gubsu hanya menelaah dan menandatangani pengajuan tersebut. Makanya dalam hal ini juga Gubsu jangan terjebak, karena bisa saja, karena tidak sinkronnya selama ini Gubsu bisa terjebak oleh bawahannya dalam penganggaran sehingga Gubsu harus jeli dan cermat, kalau bawahan tidak suka apapun bisa dibuat,” tegas Safrizal.
Jadi Ajang Korupsi
Sementara itu, Ketua Barisan Rakyat Pengamat Korupsi (Barapaksi) Otty S Batubara kepada SUMUT24, kemarin menegaskan, Penurunan pendapatan pajak potensial dari Bea Balik Nama Kenderaan Bermotor sebesar Rp 70 Miliar dan Pajak Bahan Bakar Kenderaan Bermotor Sebesar Rp 90 Miliar (BBN-KB dan PBB-KB), dinilai sebagai ajang korupsi.
“Inikan sesuatu yang tidak masuk akal dan membingungkan masyarakat, bila penurunan PAD itu terjadi. “Ada indikasi penurunan PAD diduga jadi ajang korupsi pejabat Pemprovsu untuk memperkaya diri dan lain sebagainya,” tegas Otty.
Menurutnya, Sekdaprovsu Hasban Ritonga sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), harus menjelaskan dan bertanggungjawab atas penurunan PAD tersebut.
“Jangan-jangan ada rencana terselubung untuk mengkorupsi uang negara, Ucapnya,” tegas Otty S Batubara.
Penyampaian KUA-PPAS adalah agenda publik yang harus dijelaskan kepada masyarakat, ada apa dibalik ini. “Sekda harus klarifikasi sehingga penurunan PAD tersebut jangan jadi sumber korupsi berjamaah bagi para pejabat Pemprovsu,” tegasnya.
Kita berharap aparat penegak hukum ataupun KPK turun menyelidiki diturunkannya potensial pendapatan PAD Sumut tersebut. Sementara itu Sekdaprovsu Hasban Ritonga yang dikonfirmasi tentang hal tersebut tidak menjawab baik melalui telepon selulernya maupun pesan singkat. Begitujuga ketika disambangi diruangan kerjanya Sekda enggan menerima, menurut stafnya bapak sedang sibuk ada tamu. “Bapak masih ada tamunya,” ujar staf kepada wartawan kemarin. (W03)
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
sumut24.co MedanTelkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan
Ekbis
sumut24.co SUBULUSSALAM, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerin
News
sumut24.co MedanKehidupan pers dalam era disrupsi informasi saat ini, menuntut kecepatan dan harus adaptif dengan perkembangan zaman serta
Umum
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) guna mendukung keamanan pemb
kota
sumut24.co JakartaPerubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan kepraktisan dalam merencanakan perjalanan terus mendorong transformasi
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Tim Evaluasi Lomba TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 turun langsung ke Kabupaten Asahan, Kamis (13/8/202
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupat
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News