TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
MEDAN | SUMUT24 Kapoldasu Irjen Pol Budi Winarso dikabarkan akan diganti dengan Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Pergantiaan ini dikarenakan perwira tinggi yang telah memimpin Polri di Sumut ini selama beberapa bulan tengah memasuki masa pengsiun.
Baca Juga:
Selain itu kabar perpindahan Budi Winarso juga dipastikan setelah Kapolri Jendral Tito Karnavian mengeluarkan sebuah Telegram Rahasia (TR) Nomor ST/2434/x/2016 tanggal 5 Oktober 2016. Didalam surat telegram tersebut Irjen Budi Winarso dimutasikan ke jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.
Belum ada keterangan resmi dari Polda Sumut terkait perpindahan orang nomor satu di Poldasu tersebut. Sampai saat ini Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting belum memberikan keterangan.
Sementara Irjen Rycko Amelza Dahniel yang akan mengisi jabatan Kapolda Sumatera Utara sebelumnya menjabat sebagai Ketua STIK Lemdikpol. Rycko, lulusan terbaik Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Wakapolda Jabar.
Rycko termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[2]. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Idham Azis, dkk.
Riwayat Pendidikan Rycko yang lahir di Bogor 14 Agustus 1966 itu menyelesaikan pendidikan SDN (1979), SMPN (1982) dan SMAN (1985) di kota kecil Cibinong, Bogor. Kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dan menjadi lulusan terbaik dengan predikat Adhi Makayasa, lalu kemudian dilantik oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada tanggal 23 Juli 1988.
Rycko juga merupakan lulusan Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia pada tahun 2001 dan Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia pada tahun 2008 dengan predikat Cum Laude.
Karier Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang. Tahun 1993 ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus dengan predikat terbaik, selanjutnya kembali bertugas di Polres Metro Jakarta Pusat, lalu Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan kemudian sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. Tahun 2002 ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis.
Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting diantaranya Kapolres Jakarta Utara. Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Ia kemudian menjabat Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, lalu sebagai Wakapolda Jabar dan kini menjadi Ketua STIK dulu dikenal sebagai PTIK.
Penangkapan Dr. Azhari Rycko Amelza Dahniel termasuk perwira polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) yang melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan kelompoknya di kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada 9 November 20055.
Riwayat Jabatan Kapolres Sukabumi Kota Kanit I Dit II/Eksus Bareskrim Polri Kapolres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya Ajudan Presiden RI (2009-2012) Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK (2012-2013) Wakapolda Jawa Barat (2013-2014) Kepala STIK/PTIK (2014-sekarang) Kasus Menonjol yang Ditangani Bom Bali II (2005) Adapun Biodata Irjen Rycko Amelza Dahniel Lahir : 14 Agustus 1966 (umur 50) Bendera : Indonesia Bogor, Jawa Barat Almamater : Akademi Kepolisian (1988) M.Si. (2001) & Dr. (2008) Universitas Indonesia Agama : Islam Pengabdian : Indonesia Dinas/cabang : Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Masa dinas : 1988 – Sekarang Pangkat : Inspektur Jenderal Polisi Unit : Reserse Penghargaan : Adhi Makayasa (1988)
Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. (lahir di Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966; umur 50 tahun) tokoh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Saat ini, sejak Oktober 2014, ia menjabat sebagai Ketua STIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) dengan pangkat inspektur jenderal, setelah sebelumnya menjadi Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Jawa Barat yang aktif sejak 19 Februari 2013.
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
sumut24.co MedanTelkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan
Ekbis
sumut24.co SUBULUSSALAM, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerin
News
sumut24.co MedanKehidupan pers dalam era disrupsi informasi saat ini, menuntut kecepatan dan harus adaptif dengan perkembangan zaman serta
Umum
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) guna mendukung keamanan pemb
kota
sumut24.co JakartaPerubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan kepraktisan dalam merencanakan perjalanan terus mendorong transformasi
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Tim Evaluasi Lomba TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 turun langsung ke Kabupaten Asahan, Kamis (13/8/202
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupat
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News