Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), HT Erry Nuradi MSi miminta Gatot Pujonugroho untuk selalu bersabar dalam menjalani hukuman. Mari kita jaga kekondusifan Sumut dan mari kita bangun Sumut lebih maju lagi. Hal itu disampaikan Erry Nuradi saat bersalaman dengan mantan Gubsu Gatot Pujonugroho usai menjadi saksi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi dana Hibah dan Bansos tahun 2012-2013, di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (19/9).
Dalam sidang tersebut, Erry Nuradi yang hadir mengenakan kemeja kotak-kotak hitam, menceritakan, saat itu dirinya baru saja dilantik sebagai Wakil Gubernur Sumut tahun Juli 2013 lalu mendampingi Gatot Pujo Nugroho sebagai Gubernur.menyatakan pernah menyampaikan kepada Gatot Pujonugroho terkait permasalah kriteria penerima dana hibah bansos. Sebab, menurut Erry tidak layak. Tetapi, tidak direspon oleh Gatot, karena dianggap mengintervensi lembaga penerima dana hibah dan bansos. Dan pada saat itu juga Gatot terlihat kurang begitu terima.
Dalam sidang yang diketuai majelis hakim Janiko Girsang SH ini, Erry Nuradi juga menjelaskan, penerima dana hibah dan Bansos itu banyak, dan ada yang dinilai tidak melalui verfikasi dan evaluasi dari SKPD terkait. Misalnya lembaga penerima tersebut asing terdengar dan krebelitasnya diragukan sebagai menerima dana Hibah dan Bansos karena cukup besar.
Lebih lanjut Erry juga mengaku pernah ada surat teguran dari Mendagri kepada terdakwa (Gator,red) yakni perihal pengelolaan keuangan daerah. Salah satunya adalah, jelas Erry, ketika ia baru satu bulan menjabat sebagai Wagubsu, yakni anggaran gaji pegawai hanya dianggarkan enam bulan . Padahal harus 12 bulan atau 13 bulan, karena ada gaji ke-13. Di sisi lain, pada P APBD 2013 ada kenaikan anggaran dana Hibah dan Bansos secara signifikan.
“Terkait hal itu, saya pernah sampaikan harus dibuat Pergub, tetapi tidak ditindak lanjuti Gubsu. Sejak itu, kami jarang berkomunikasi,” jelas Erry seraya menambahkan, malah Gubsu Gatot kala itu menyatakan itu itu urusan pak Sekda.
Setelah menyampaikan anjuran terkait Bansos, Erry mengaku dirinya malah dicueki Gatot karena dianggap mengintervensi dalam urusan hibah dan bansos. “Kami jadi jarang berkomunikasi. Apakah ada yang salah penyampaian saya tersebut, saya kurang mengerti. Kemudian, gubernur menyampaikan kalau hal tersebut sekda (Sekretaris Daerah) yang menangani,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Tengku Erry lagi, semasa dirinya menjabat menjadi Wakil Gubernur Sumatra Utara, pernah menolak menandatangani NPHD pengajuan dana hibah dan Bansos dari lembaga Kursus Wartawan.
“Penolakan itu saya lakukan setelah mengecek ke PWI, menyatakan lembaga itu tidak ada. Juga kop surat dan stempel lembaga Kursus Wartawan berbeda,” terang Erry yang juga Wakil Ketua Pembina TAPD saat itu.
Akan tetapi sewaktu proses penyidik, kata dia, justru ia terkejut bahwa lembaga penerima bantuan yang ditolaknya malah mendapat bantuan dengan level nominal di bawah Rp 150 juta atau kewenangan dari Sekda.
Diakuinya tidak tertutup kemungkinan sejumlah SKPD tidak memperhatikan tentang tata cara persetujuan dalam pencairan dana hibah maupun bansos.
Begitu juga seharusnya lembaga penerima dana hibah dan bansos yang seharusnya bertanggungjawab namun penerima bansos tidak melakukannya.
Usai menjadi saksi lebih kurang 2 jam, sebelum meninggalkan ruang persidangan, Tengku Erry tampak berpamitan kepada seluruh perangkat persidangan. Satu per satu disalam mulai dari majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum hingga pengacara terdakwa. Terakhir, Tengku Erry memberikan salam perpisahan kepada Gatot Pujo Nugroho, atasannya sewaktu menjabat sebagai Wakil Gubernur. Baik Tengku Erry dan Gatot tampak canggung ketika bertemu kembali di Pengadilan.
Usai memberikan keterangan dalam persidangan, Janiko Girsang bertanya kepada Mantan Gubsu Gatot Pujonugroho apakah ada pertanyaan kepada saksi, “Gatot pun menyatakan tidak pak hakim,” jawab Gatot. (R04)
Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
kota
sumut24.co ASAHAN, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memimpin rangkaian kegiatan Bhakti Sosial Keagama
News
Medan sumut24.co Kawasan Pasar Kampung Lalang di Kecamatan Medan Sunggal sering terlihat semrawut dan macet, jadi sorotan tajam karena akt
kota
sumut24.co ASAHAN , Sebanyak 16 relawan Satuan Pelayanan Pemenangan Gizi (SPPG) Mekar Sari di Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, meras
News
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa ba
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi
kota
sumut24.co SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d
News
sumut24.co Nias BaratPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) gun
Umum
sumut24.co NiasWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat memb
Umum