Minggu, 23 Agustus 2026

494 Anak dan Balita di Sumut Kehilangan Ortu Dampak Covid-19, Ini Kata Gubernur Edy 

Administrator - Jumat, 03 September 2021 07:56 WIB
494 Anak dan Balita di Sumut Kehilangan Ortu Dampak Covid-19, Ini Kata Gubernur Edy 

 

Baca Juga:

MEDAN I Sumut24.co

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mendata jumlah anak di Sumut yang kehilangan orang tuanya dampak terpapar virus Covid-19.

Saat ini, sebut Edy, Pemprovsu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terus mendata anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19. Tercatat ada 494 anak dan balita, dan kemungkinan jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Tidak boleh kita diamkan anak-anak kita ini karena nyatanya tidak sedikit yang kehilangan orang tua. Saat ini kita utamakan (beri bantuan) anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19,” tegasnya saat melepas paket bantuan yang akan diantarkan ojek online di Rumah Dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (3/9).

Bantuan awal berupa alat-alat sekolah dan paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap anak-anak yang terdampak Covid-19. Ke depan, imbuh Edy, Pemprovsu akan terus berupaya membantu dan meringankan beban anak-anak tersebut.

“Start awalnya kita memberikan bantuan alat-alat sekolah dan paket sembako untuk anak-anak dari  0 bulan sampai 18 tahun,” ujarnya didampingi Kadis Kominfo Sumut, Irman Oemar. “Saya juga berterimakasih kepada Grab yang mau bekerjasama dan saya harap Grab juga ikut melakukan pendataan karena langsung mengantar paket bantuan ini ke yang bersangkutan, jangan sampai bantuan ini salah sasaran,” sambung Edy.

Kepala Dinas PPPA Sumut, Nurlela, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Peduli Kamu dengan target pemberian bantuan untuk 33 kabupaten/kota se-Sumut. Kota Medan misalnya, pihaknya sampai saat ini masih mencatat 50 anak yang yatim karena Covid-19. Walau begitu pendataan akan terus dilakukan sembari penyaluran bantuan.

“Hari ini kita lakukan khusus untuk Kota Medan, kita akan lanjutkan ke kabupaten/kota lainnya. Kita akan terus mendata anak-anak kita yang yatim karena Covid-19. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa lebih meningkatkan bantuan yang kita berikan,” terang dia.

Selain membantu anak-anak dan balita, pihaknya berharap bisa membantu pengendara ojol yang terdampak secara ekonomi selama pandemi.

“Ini juga mudah-mudahan bisa membantu pengendara Grab karena kita tahu dampak ekonomi juga dirasakan pengendara Grab,” tuturnya.

Komitmen Gubsu Edy sekaitan hal ini, sebelumnya diaplikasikan melalui surat untuk seluruh bupati/wali kota agar segera mengirim data lengkap anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang kehilangan orang tua mereka selama pandemi Covid-19.

“Jadi untuk mendapat data anak-anak di Sumut yang sudah kehilangan ortunya selama pendemi, ini lagi proses dan sudah ada instruksi dari Pak Gubsu Edy Rahmayadi untuk para kepala daerah se-Sumut,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Sumut, Siti Fauziah, Senin (30/8).

Surat tertanggal 16 Agustus 2021 bernomor 440/1858 itu, bersifat penting perihal permohonan koordinasi dan pendataan yang ditujukan kepada seluruh bupati/wali kota se Sumut. “Surat tersebut sudah tersampaikan ke kabupaten/kota,” katanya.

Surat Gubsu Edy ini, imbuh dia, guna menindaklanjuti Surat Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Nomor B-1316/Semmen/D PKA/DT 1302/08/2021 tanggal 7 Agustus 2021. Bahwa berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional pada 6 Agustus 2021, anak Indonesia terpapar Covid-19 sebanyak 2,9 persen usia balita (0-5 tahun), dan 9,9 persen usia 6-17 tahun. Sedangkan informasi dan data Satgas Penanganan Covid-19 Sumut per 8 Agustus 2021, anak di Sumut terpapar Covid-19 sebanyak 2,05 persen usia balita (0-5 tahun), dan 9,68 persen usia 6-17 tahun.

“Berkenaan dengan hal tersebut, untuk memastikan semua anak yang terdampak Covid-19 mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak, diperlukan data yang akurat dan upaya memenuhi hak serta melindungi mereka, untuk itu mohon berkenan saudara untuk menugaskan dinas yang membidangi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di kabupaten/kota,” tulis surat yang ditandatangani Pj Sekdaprovsu, Afifi Lubis atas nama Gubernur Edy Rahmayadi tersebut.w03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru