Minggu, 23 Agustus 2026

Forkopimda Jatim Dampingi Kunjungan 3 Menteri Pengecekan Vaksinasi di Bojonegoro

Administrator - Minggu, 22 Agustus 2021 10:48 WIB
Forkopimda Jatim Dampingi Kunjungan 3 Menteri Pengecekan Vaksinasi di Bojonegoro

Bojonegoro I Sumut24.CO Forkopimda Jawa Timur mendampingi kunjungan 3 Menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan pengecekan vaksinasi, di Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (22/8/2021).

Baca Juga:

Hal ini dilakukan untuk memastikan percepatan program vaksinasi menuju target herd immunity di Jatim.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pejabat Utama Polda Jatim mendampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri.

Irjen Pol Istiono, mengecek pelaksanaan vaksinasi di SMPN 1 Padangan Bojonegoro, dan berdialog dengan 36 puskesmas serta 8 Polsek jajaran, Polres Kabupaten Bojonegoro, secara virtual.

Mensesneg Pratikno mengatakan, saat ini pemerintah terus memaksimalkan vaksinasi di seluruh pelosok Indonesia. Hal ini juga ditunjang dengan penambahan jumlah vaksin, yang saat ini terus ditambah secara bertahap.

“Ini tentu saja membutuhkan dukungan dari semua pihak terutama dari para Tenaga Kesehatan, TNI, Polri, dan semua aparat yang terlibat dan pemerintah daerah. Tentu saja dan juga bukan hanya itu, BUMN dan juga institusi lain juga telah aktif untuk terlibat. Jadi mohon agar kita bersama-sama mendukung mempercepat program vaksinasi ini, menjadi satu langkah bagi kita untuk segera bisa mengendalikan pandemi ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan, untuk supplay oksigen dari bantuan BUMN kepada Jawa Timur dipastikan aman.

“Karena dengan mulai produksinya pabrik Petrokimia Gresik kemarin, siap untuk 23 ton perhari. Saya rasa itu sangat besar. Jadi insyaallah aman,” kata Menteri Erick Thohir saat berkunjung di SMPN 1 Padangan Bojonegoro.

Menteri BUMN juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menjadikan Covid-19 sebagai aib, jika terpapar. Pasalnya Covid-19 dapat disembuhkan, berseiring dengan bantuan vaksin dan obat-obatan gratis yang diberikan oleh Presiden RI, yang telah disediakan secara gratis.

“Untuk di Jawa-Bali jumlahnya sangat besar. Itu 300.000 obat. Kemarin juga ditambahkan lagi 50 ribu untuk Jawa-Bali, mudah-mudahan masyarakat bisa bekerja dengan tenang,” pungkas Erick.

Dikesempatan yang sama, Menhub RI Budi Karya mengapresiasi animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro.

“Jumlahnya banyak, pengelolaannya kompak, ada TNI, ada Polri, ada Pemda, BUMN. Ini menunjukkan arahan presiden bahwa semua harus melakukan ini dengan serius dan kami surprise. Ini luar biasa, semoga kita bisa menjadikan ini sebagai contoh di tempat-tempat yang lain,” imbuh Menhub RI.

Usai meninjau vaksinasi, penyerahan bantuan sosial juga diberikan para Menteri Kabinet Kerja dan Gubernur Jawa Timur beserta jajaran Forkopimda Jatim, sebanyak 1.000 paket sembako dan 10.000 masker kepada masyarakat, helm untuk Tenaga Pendidik serta goodie bag dan buah nusantara kepada Tenaga Kesehatan.

Sebagai informasi, dari data nasional per tanggal 21 Agutus 2021, tingkat ketercapaian vaksinasi dosis pertama dan kedua Jawa Timur menempati posisi kedua tertinggi pelaksnaan vaksinasi secara nasional, setelah DKI Jakarta dengan jumlah 8.673.093 orang, sementara untuk dosis kedua berjumlah 4.768.076 orang. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru