Minggu, 23 Agustus 2026

Pengorekan Drainase Jalan Pasar 5 Desa Tembung Amburadul, Bupati DS Segera Tegur Kadis PU Deliserdang

Administrator - Kamis, 19 Agustus 2021 14:10 WIB
Pengorekan Drainase Jalan Pasar 5 Desa Tembung Amburadul, Bupati DS Segera Tegur Kadis  PU Deliserdang

DELISERDANG I SUMUT24.CO Proyek pengorekan drainase di sepanjang jalan Pasar 5 Desa Tembung, Kecamtan Percut Seituan, Deliserdang amburadul. Celakanya bertahan di Gang Salak 29, pengangkat batu jembatan untuk melewati warga dibiarkan menganggah. Oleh kaream itu, diminta agar pekerjaan benar-benar sesuai bestek jangan asal korek.

Baca Juga:

Selain itu, tanah dan material yang sudah dikorek tidak langsung diangkat, sehingga mengganggu masyarakat pengguna jalan. Ditambah lagi pengerjaanya sia-sia dan menimbulkan kotor lingkungan sekitar. Selokan saluran drainase itu di perlebar ideal, sehingga hujan sedikit tidak banjir.

Salah seorang Tokoh Pemuda Sumatera Utara yang juga Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut Rianto Ahgly SH mengatakan, kita sangat menyukai pengorekan drainase tersebut dibiarkan saja tidak dikerjakan secara profesional, sehingga mempersempit jalan dan mengganggu pengguna jalan.

“Kita minta Bupati DS menegur Kadis Perkim Deliserdang agar bertanggungjawab. Apalagi proyek normalisasi parit itu asal-asalan dan amburadul. Sehingga sangat merugikan masyarakat juga uang negara. Karena tanah korekan tersebut masuk lagi ke drainase tersebut ,sehingga diduga sangat rentan dengan korupsi,” Anto Genk sapaannya.

Masih kata Anto Genk yang juga Sekretaris Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut ini, “Kita juga minta selaku pemborong normalisasi drainase tersebut agar segera memperbaiki pekerjaannya, sebelum masyarakat sekitar marah,” tegasnya.

Ditambahkan Anto Genk yang juga Pengurus MPW Pemuda Pancasila Sumut itu, masyarakat sangat kecewa dengan pekerjaan normalisasi drainase tersebut. Pemborong kagan hanya mencari keuntungan semata. Sebab volume pengorekan saluran drainase itu tidak bisa diukur berapa kedalam dalan lebar pengorekkan.

“Inspektorat juga diharapkan turun tangan melihat pekerjaan yang amburadul tersebut. Selain diduga sarat korupsi juga tidak bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan Kades Tembung Misman soal pengorekan drainase di Pasar 5 Gang Salak 29, di Desa Tembung, Kamis malam (19/8) mengatakan,”segera mengecek proyek pengorekan drainase tersebut.

Dia mengaku tidak mengunakan dana desa melainkam dari APBD Deliserdang. “Bila benar terjadi pengorekan drainase tersebut dinilai pengerjaannya sangat amburadul, serta tanah dan material yang sudah dikorek tidak langsung diangkat kita akan sampaikan dinas terkait. Jangan dibiarkan berserakkan kembali di jalan, karena bisa mengundang kecelakaan bagi pelintas dijalan tersebut, ” ujar Kades Tembung Misman.

Pantauan di lapangan pekerjaan korek parit itu, dibiarkan beserakkan dijalan. Hingga menganggu warga dan penguna jalan. Belum lagi bauk yang menyenggat. (merah)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru