Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
DELISERDANG I SUMUT24.CO Proyek pengorekan drainase di sepanjang jalan Pasar 5 Desa Tembung, Kecamtan Percut Seituan, Deliserdang amburadul. Celakanya bertahan di Gang Salak 29, pengangkat batu jembatan untuk melewati warga dibiarkan menganggah. Oleh kaream itu, diminta agar pekerjaan benar-benar sesuai bestek jangan asal korek.
Baca Juga:
Selain itu, tanah dan material yang sudah dikorek tidak langsung diangkat, sehingga mengganggu masyarakat pengguna jalan. Ditambah lagi pengerjaanya sia-sia dan menimbulkan kotor lingkungan sekitar. Selokan saluran drainase itu di perlebar ideal, sehingga hujan sedikit tidak banjir.
Salah seorang Tokoh Pemuda Sumatera Utara yang juga Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut Rianto Ahgly SH mengatakan, kita sangat menyukai pengorekan drainase tersebut dibiarkan saja tidak dikerjakan secara profesional, sehingga mempersempit jalan dan mengganggu pengguna jalan.
“Kita minta Bupati DS menegur Kadis Perkim Deliserdang agar bertanggungjawab. Apalagi proyek normalisasi parit itu asal-asalan dan amburadul. Sehingga sangat merugikan masyarakat juga uang negara. Karena tanah korekan tersebut masuk lagi ke drainase tersebut ,sehingga diduga sangat rentan dengan korupsi,” Anto Genk sapaannya.
Masih kata Anto Genk yang juga Sekretaris Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut ini, “Kita juga minta selaku pemborong normalisasi drainase tersebut agar segera memperbaiki pekerjaannya, sebelum masyarakat sekitar marah,” tegasnya.
Ditambahkan Anto Genk yang juga Pengurus MPW Pemuda Pancasila Sumut itu, masyarakat sangat kecewa dengan pekerjaan normalisasi drainase tersebut. Pemborong kagan hanya mencari keuntungan semata. Sebab volume pengorekan saluran drainase itu tidak bisa diukur berapa kedalam dalan lebar pengorekkan.
“Inspektorat juga diharapkan turun tangan melihat pekerjaan yang amburadul tersebut. Selain diduga sarat korupsi juga tidak bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, saat dimintai keterangan Kades Tembung Misman soal pengorekan drainase di Pasar 5 Gang Salak 29, di Desa Tembung, Kamis malam (19/8) mengatakan,”segera mengecek proyek pengorekan drainase tersebut.
Dia mengaku tidak mengunakan dana desa melainkam dari APBD Deliserdang. “Bila benar terjadi pengorekan drainase tersebut dinilai pengerjaannya sangat amburadul, serta tanah dan material yang sudah dikorek tidak langsung diangkat kita akan sampaikan dinas terkait. Jangan dibiarkan berserakkan kembali di jalan, karena bisa mengundang kecelakaan bagi pelintas dijalan tersebut, ” ujar Kades Tembung Misman.
Pantauan di lapangan pekerjaan korek parit itu, dibiarkan beserakkan dijalan. Hingga menganggu warga dan penguna jalan. Belum lagi bauk yang menyenggat. (merah)
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News