Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
MEDAN I SUMUT24.CO Ketua Dewan Pimpinan PD Partai Hari Nurani Rakyat (Hanura) Kodrat Shah menegaskan, tertangkapnya dua kader Partai Hanura duduk di Fraksi Hanura sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Labura yakni Jaenal Samosir SE dan Febrianto Gultom SE, diduga yang terlibat pesta narkoba segera akan kita pecat sesuai dengan AD/ART dan undang-undang yang berlaku.
Baca Juga:
“Kita pecat anggota DPRD Labura terlibat narkoba, ” tegas  Ketua DPD Hanura Sumut Kodrat Shah ( foto,red) didampingi Sekretaris Ir Edison Sianturi kepada Wartawan, Minggu (8/8) malam.
Menurut Kodrat Shah, kader yang terlibat pesta narkoba tidak ampun dan jika terbukti kita akan proses untuk dipecat. Sementara kader Hanura Febrianto Gultom yang lain juga terlibat narkoba sedang menunggu proses pergantian antar waktu (PAW), katanya.
Lebih lanjut Kodrat Shah yang juga Ketua MPW PP Sumut itu juga menegaskan, Partai Hanura tidak akan mentolelir kadernya yang terlibat penggunaan narkoba. Sama halnya jika ada kader yang korupsi. Partai hanura akan mengambil tindakan tegas sebagaimana UU yang berlaku dan AD/ART Partai,bebernya.
Lebih lanjut dikatakan, tindakan tegas untuk Kader Partai yang menjadi anggota legislatif dan terlibat dalam kasus Korupsi maupun Narkoba adalah PAW dari jabatan keanggotaan Legislatif dan Pemecatan dari keanggotaan sebagai Kader Partai.
“Partai Hanura adalah Partai yang menjadi kekuatan hati nurani rakyat. Kami.akan melakukan tindakan seperti apa yang menjafi kehendak Rakyat,” ucapnya.
Begitujuga, dalam waktu dekat semua kader dan pengurus Partai Hanura akan ditest urin, karena kita mau sebagai kader pelayan masyarakat agar bersih dari narkoba.
Bagaimana kita bisa melayani masyarakat dengan baik, kalau ada kader terlibat dengan barang terlarang tersebut, terangnya.
Oleh karena itu, kata Kodrat Shah yang juga Ketua Asprov PSSI Sumut ini, kepada seluruh kader dan pengurus partai Hanura untuk bisa memberikan contoh yang baik pada masyarakat. Seharusnya kita memberikan contoh tentang bahaya narkoba dan tidak sebaliknya. Apalagi narkoba adalah musuh bersama sehingga harus sama-sama kita berantas,” pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, sebanyak 5 anggota DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) ditangkap aparat Polres Asahan, Sabtu (7/8) malam. Mereka terjering razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat berada di tempat hiburan malam di Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
“Benar, masih diperiksa semua. Saat itu tim melakukan razia PPKM. Jadi semua lokasi disisir oleh tim razia gabungan termasuk lokasi hiburan malam,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Nasri Ginting, Minggu (8/8).
Nasri mengatakan kelima anggota DPRD Labura tersebut langsung dibawa ke Polres Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tak hanya itu, belasan pengunjung lokasi hiburan malam tersebut juga diamankan. (W03)
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News