Minggu, 23 Agustus 2026

Akibat Depresi, Pasien Terkonfirmasi Covid-19, Porsea,Bupati Poltak : Pasien Harus Dapat Perlakuan Khusus

Administrator - Sabtu, 24 Juli 2021 15:04 WIB
Akibat Depresi, Pasien Terkonfirmasi Covid-19,  Porsea,Bupati Poltak : Pasien Harus Dapat Perlakuan Khusus

TOBA, Sumut24.co Informasi seorang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang melarikan diri dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea hingga akhirnya dapat dibawa kembali untuk menjalani perawatan, mendapat perhatian dari Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Toba.

Baca Juga:

Bupati Toba Poltak Sitorus selaku Ketua Satgas didampingi Wakil Bupati Tonny M Simanjuntak, Sekda Audi Murphy O Sitorus dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung kondisi pasien di RSUD Porsea, Kabupaten Toba, Sabtu (24/7/2021).

“Hari ini kita datang untuk memastikan agar pasien tersebut mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak RS. Kita juga akan menambah personil Satpol PP yang melakukan penjagaan di RSUD Porsea terhadap pasien Covid 19 agar tidak meninggalkan RSUD tanpa ijin dari RS,” jelas Bupati Poltak.

Atas kondisi yang dialami pasien inisial SS yang merupakan warga Dusun III, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen Kabupaten Toba, Bupati Poltak menegaskan agar pasien tersebut mendapat perlakuan khusus selama penanganan di RSUD Porsea.

“Pasien tersebut perlu ditangani dengan perlakuan khusus karena ada gejala depresi. Harus ditempatkan dalam satu kamar tersendiri, jadi tidak digabung dengan pasien yang sedang menjalani perawatan karena terkonfirmasi positif covid,” sebut Bupati Poltak melalui Jubir Satgas Lalo H Simanjuntak dihubungi melalui seluler.

Sebelumnya, pasien dinyatakan positif Covid-19 hasil Swab antigen pada hari Rabu (21/7/2021) di salah satu klinik di Kecamatan Laguboti, kemudian menjalani isolasi mandiri di sebuah gubuk tanpa listrik di daerah Sigoti Desa pardomuan Kecamatan Silaen, Toba.

Selanjutnya, pada hari Kamis (22/7/2021) pasien menerima penolakan dari warga hingga terjadinya pemukulan tehadap pasien. Kemudian pasien diamankan dan diantar ke RSUD Porsea pada hari Jumat (23/7/2021) namun pasien dengan kondisi depresi itu melarikan diri dari RSUD Porsea.

Pada hari Sabtu (24/7/2021) sekitar pukul 11.30 wib pasien ditemukan di Kecamatan Siantar Narumonda dan langsung di bawa ke Puskesmas Silaen. Warga yang merasa ketakutan akan penyebaran Covid 19 serta antisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, pasien kemudian dibawa ke RSUD Porsea untuk menjalani perawatan.

Direktur RSUD Porsea dr Tommy Siahaan, membenarkan sesuai instruksi Bupati Poltak Sitorus, pasien saat ini dirawat di salah satu ruangan di RSUD Porsea.

“Sesuai perintah pak Bupati, pasien kita rawat di salah satu ruangan dan terpisah dari pasien terkonfirmasi Covid-19 lainnya. Kita tetap memberikan pelayanan kesehatan yang sama seperti kepada pasien yang saat ini di ruang isolasi,” sebutnya seraya menjelaskan sebanyak 16 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sedang ditangani di ruang isolasi RSUD Porsea. (welman)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru