Sabtu, 20 Juni 2026

Berkembang di Musrenbang RKPD 2021, Ini Lima OPD Akan Dilikuidasi Gubsu

Administrator - Kamis, 08 April 2021 11:47 WIB
Berkembang di Musrenbang RKPD 2021, Ini Lima OPD Akan Dilikuidasi Gubsu

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi akan melakukan likuidasi terhadap lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut. Hal ini dikatakan Edy Rahmayadi usai menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemda Provsu 2022 di Santika Hotel, Kamis (8/4/2021).

Dikatakan Edy, sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi fokusnya di 2022. Beberapa hal tersebut seperti infrastruktur yang sempat terhenti di 2021 dan akan dilanjutkan di 2022. Kemudian di sektor pendidikan serta di sektor pertanian juga akan menjadi fokus orang nomor satu di Sumut tersebut di tahun depan.

“Menaikan Pajak Bahan Bakar dan Kendaraan Bermotor (PBBKB) dari 5% ke 7,5% juga salah satu fokus kita untuk menambah pendapatan. Karena saat ini pertumbuhan ekonomi kita minus. Jadi ini sebagai salah satu upaya mencegah deflasi,” sebutnya.

Hal lainnya yang akan dilakukan dan menjadi fokus di 2022 lanjut Edy yakni akan ada lima OPD yang dilikuidasi. Lima dari OPD itu di antaranya yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), kemudian Dinas Pertanian akan digabung dengan Dinas Peternakan. ” Ada juga Dinas Perkebunan akan masuk ke Dinas Pertanian. Ada juga Dinas Lingkungan Hidup yang akan kita likuidasi,” sebutnya.

Dengan likuidasi itu maka akan menambah anggaran untuk pembangunan daerah. “Dengan likuidasi maka akan kita bisa menambah PAD Rp600 miliar. Ini yang akan kita fokuskan untuk pembangunan ke depan,” ujarnya.

Seperti diketahui saat ini Pemprov Sumut memiliki 47 OPD. Dengan likuidasi maka diharapkan dapat memaksimalkan pendapat daerah.

Tol Medan-Berastagj

Dalam kesempatan tersebut Edy juga tak mengungkapkan bahwa pembangunan tol Medan-Berastagi juga akan difokuskan ke depan.

“Jalan tol nya akan dibuat layang. Sekarang masih dalam proses, karena akan melalui tanah yang statusnya masih hutan lindung,” ucapnya.

Kenapa pembangunan jalan tol Medan-Berastagi ini menjadi fokus karena Berastagi merupakan daerah pertanian, pariwisata dan peternakan yang ketiga hal ini sangat menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi Sumut.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Padangsidimpuan Tutup Rangkaian Lomba HUT Bhayangkara ke-80, SMK Negeri 1 dan Tim Sigma UIN Syahada Raih Juara Cerdas Cermat
Humanis dan Tegas, Polres Tapsel Kawal Eksekusi PN Padangsidimpuan Tanpa Gangguan Kamtibmas
Bupati Putra Mahkota Alam Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Padang Lawas Cetak Sejarah Raih Opini WTP
Lindungi Generasi Muda, Pemkab Padang Lawas dan BNNK Tapsel Perkuat Kolaborasi Anti Narkoba
Pemkab Padang Lawas dan Tirtanadi Gelar Sosialisasi Air Minum, Dorong Akses Air Bersih Hingga Pelosok
Polres Asahan Peringati HUT Bhayangkara Ke 80, Doa Bersama Lintas Agama Dan Berbagi Uuntuk Sesama
komentar
beritaTerbaru