Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Sengketa tanah di Komplek MMTC, Jalan Wiliam Iskandar/Pancing, Desa Medan Estate, Percut Seituan, Deli Serdang menjadi lokasi Sekolah Cinta Budaya (Chong Wen) belum kunjung selesai.
Pasalnya, pemilik tanah yang juga mantan Pangdam I/BB Mayjen (Purn) TNI Burhanuddin Siagian menggembok pintu masuk ke tanah miliknya, Senin (18/7) pagi.
Akibatnya, ratusan orangtua siswa yang hendak mengantarkan anaknya ke sekolah tidak bisa masuk. Meski hujan mengguyur deras, mereka tetap menunggu di depan gerbang sekolah.
Disitu, para orang tua siswa terlihat hampir anarkis. Dengan berkumpul, mereka langsung mendekati sekolah bermaksud untuk merubuhkan gerbang sekolah. Melihat itu, petugas kepolisian yang sedang berjaga langsung membuat pagar betis di depan gerbang sekolah, menghalangi aksi anarkis orang tua siswa.
Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto berada dilokasi, turut mendinginkan suasana dengan meredam kemarahan para wali murid.
Selain Kapolresta Medan, Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso yang berada dilokasi juga meminta kepada pihak yayasan sekolah Cinta Budi diwakili Pau Kok, agar segera menyelesaikan masalah tanah dengan melakukan diskusi dengan, Burhanuddin Siagian.
“Pihak yayasan harus segera menyelesaikannya. Karena tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kalau ada masalah, selesaikan secara baik-baik. Panggil semua pihak yang terlibat, ayo kita bicarakan,” kata Kapoldasu.
Sementara itu, Baharuddin Siagian menjelaskan, dirinya tidak ada maksud untuk menghambat dan mengganggu juga menghalangi murid untuk bersekolah,” ujar Burhanuddin yang mengaku pernah menjadi pendidik di TNI selama 15 tahun.
Burhanuddin menjelaskan, dengan menggembok pagar gerbang sekolah, hanya untuk melindungi tanahnya dan bukan bermaksud mengintimidasi pendidikan.
“Selama ini, pihak yayasan tidak ada itikad baiknya. Sebaliknya saya mendapat fitnah. Saya hanya memperkuangkan hak saya, tidal lebih,” pungkasnya.
Sementara, disaat ratusan siswa Cinta Budaya (Chong Weng) diantar para orang tuanya kesekolah, akan tetapi, Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso bersama Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto serta personil polisi lainnya, rela tidak menghantarkan anaknya bersekolah, demi para murid agar dapat bersekolah menuntut ilmu.(W02)
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News