Jumat, 19 Juni 2026

Bupati Pakpak Bharat Minta ASN Tingkatkan  Pelayani pada Masyarakat

Administrator - Kamis, 25 Maret 2021 02:55 WIB
Bupati Pakpak Bharat Minta ASN Tingkatkan  Pelayani pada Masyarakat

PAKPAK BHARAT, Sumut24.co

Baca Juga:

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor minta para Aparatur Sipil Negara (ASN) digaji negara dari hasil keringat rakyat untuk melayani rakyat. Untuk itu Franc Bernhard Tumanggor meminta seluruh ASN khususnya di Lingkungan Pemkab Pakpak Bharat, wajib meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Guna meningkatkan pelayanan ke masyarakat, maka para ASN harus Disiplin. Sebab Kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan modal penting yang harus dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat.

Hal ini juga telah dinyatakan Bupati Franc Bernhard Tumanggor dalam pidato Apel perdana dan ditindak lanjuti dalam surat edaran Bupati Pakpak tentang penegakan ketentuan dan sanksi disiplin ASN.

Terkait hukuman push up yang diberikan Bupati Franc Bernhard Tumanggor terhadap sejumlah ASN di salah satu OPD saat melakukan sidak yang beredar di media sosial dan media online, Bupati Franc Bernhard Tumanggor, Senin (22/03) menjelaskan bahwa, sebagai kepala daerah di Kabupaten Pakpak Bharat, sejak awal dirinya sudah mengajak seluruh ASN di wilayah Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat untuk disiplin dan serius dalam bekerja guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Bupati Franc Bernhard Tumanggor disiplin yang baik mencerminkan besarnya tanggung jawab pegawai terhadap tugas-tugasnya dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“ASN digaji oleh negara dari hasil keringat rakyat untuk melayani rakyat. Saya selaku pejabat pembina kepegawaian Pakpak bharat punya otoritas membina para ASN termasuk pembinaan disiplin para ASN” jelas Bupati Franc Bernhard Tumanggor.

Bupati mengaku jika yang dihukum dengan push up adalah oknum ASN yang ditemukan dan mengakui masih nongkrong di warung saat jam kerja.

“Ini pembelajaran untuk seluruh ASN. Saya bisa saja mengusulkan peringatan secara administratif untuk ASN dan kepala dinasnya. Jadi kesimpulannya saya selaku kepala daerah, ingin menegakkan kedisiplinan di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, Sartono Padang, Senin (22/03) menanggapi jika sanksi tersebut masih dalam hal kewajaran yang diberikan pimpinan kepada anggota yang tidak taat pada aturan dan itu bisa masuk dalam kategori sanksi secara lisan.

“Itukan olah raga, bukan perlakuan kontak fisik. mungkin didaerah lain hal yang sama juga pernah dilakukan oleh pimpinan seperti push up, cabut rumput, orang yang terlambat dipisahkan dengan barisan yang tidak terlambat dan lain sebagainya” kata Sartono Padang. (Hbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Asahan Peringati HUT Bhayangkara Ke 80, Doa Bersama Lintas Agama Dan Berbagi Uuntuk Sesama
Polres Asahan Peringati HUT Bhayangkara Ke 80, Doa Bersama Lintas Agama Dan Berbagi Uuntuk Sesama
Satres Narkoba Polres Asahan Menangkap Pengedar Sabu di Sentang, 1,98 Gram Disita
Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru