Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Sumatera Utara, sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar menggelar Orientasi dan Tatap Muka (Orientama) Sumut-Aceh dan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) pada Minggu (28/2/2021).
Kegiatan yang berlangsung di Aula kantor Partai Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim Medan tersebut dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah atau Ijeck.
Ketua Kosgoro 1957, Riza Fahrumi Tahir menyebutkan, bahwa agenda utama Orientama dan Muspimda ini adalah untuk menentukan jadwal Musda Kosgoro 1957.
“Hari ini kita tidak bicara figur, hari ini hanya menyatakan jadwal dan tempat. Dan Muspimda ini sebagai upaya untuk menawarkan kesempatan ke kabupaten kota untuk menjadi tuan rumah Kosgoro 1957,” kata Riza.
Selain itu, kegiatan Orientama dan Muspimda yang digelar dalam rangka merevitalisasi dan memperkuat jajaran Kosgoro 1957.
“Momentum Muspimda adalah momentum repositioning, dan mengembalikan fungsi Kosgoro 1957 sebagai gerakan gotong royong, koperasi, demi kepentingan orang banyak,” tegasnya
Menurutnya, sudah saat Kosgoro 1957 kembali ke fungsi awal, yakni mampu menciptakan koperasi atau usaha kecil menengah hingga ke tingkat daerah, sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Saya ingin Kosgoro 1957 kembali ke fungsi awalnya, karena selama ini sudah terlalu kental dengan kepentingan politik. Minimal harus ada 1 koperasi yang dibentuk Kosgoro 1957 di daerah-daerah, seperti Asahan sudah membentuk koperasi. Humbang juga akan mendirikan sektor kerakyatan. Kosgoro Medan sudah membuat angkringan di pinggir jalan, ini yang harus dikembangkan di daerah-daerah.” jelasnya.
Di samping itu, Riza menekankan agar soliditas Kosgoro 1957 tetap terjaga demi menyukseskan pemilihan pemimpin ormas pendiri Partai Golkar tersebut.
Sebab sampai saat ini, kata Riza, ada dua nama yang mencalonkan diri sebagai Ketum Kosgoro 1957, yakni Azis Syamsudin dan Dave Laksono.
“Dalam menghadapi musyawarah besar Kosgoro 1957, kita harus menetapkan siapa yang kita dukung ke depan. Kosgoro di Sumut hari ini harus menentukan siapa yang diusung, menggantikan Syamsul Bachri (Plt Ketum PPK) dan Agung Laksono,” terangnya.
Sementara itu,Wagubsu Musa Rajeckshah alias Ijeck berharap sebagai pendiri Partai Golkar, Kosgoro 1957 dapat mempertahankan eksistensinya dan terus berbenah demi menjadi organisasi yang lebih baik.
“Saya hadir di sini sebagai Ketua Golkar Sumut apalagi, Kosgoro adalah Ormas yang pertama kali mendukung saya sebagai Ketua Golkar Sumut. Ke depannya saya berharap organisasi jangan dijadikan sebagai kepentingan pribadi. Karena organisasi apapun kalau mengedepankan kepentingan pribadi, maka akan merugikan organisasi itu sendiri,” ucap Ijeck.
Apalagi, Partai Golkar pada Pemilu 2024 menargetkan menjadi partai terbesar dan peraih suara terbanyak di Sumut. Sehingga untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kekompakan, termasuk konsolidasi ormas Partai Golkar
“Ormas partai Golkar harus besar. 2024 kerja berat semua serentak berlangsung. Pilkada, Pilpres, Pileg. Dengan target 2 juta kader. Partai Golkar bersama Ormas pendiri bergerak mulai dari kabupaten kota hingga tingkat desa,” sebutnya.
Ia pun meminta, agar seluruh anggota Kosgoro 1957 tetap bersatu demi mewujudkan kepentingan bersama.
“Harapan saya agar semua senior bersatu. Semoga Kosgoro 1957 terus solid dan bekerja dalam membesarkan Partai Golkar Sumut,” harapnya. Tujuan besar kita adalah tahun 2024, Partai Golkar menjadi partai terbesar di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Untuk itu, kita harus siap. Sama sama kita bersinergi, maksimalkan strategi kemenangan kita. Namun yang penting adalah kebersamaan dan kekompakan kita. Bukan hanya partai, ormas baik yang mendirikan dan didirikan harus sama sama besar. Konsolidasi kita harus sampai akar rumput, semua solid. Kedepankan tujuan bersama untuk tujuan organisasi. Bisalah kita saling samakan tujuan dan niat untuk bangsa dan negara. . Di momen Orientasi Tatap Muka (Orientama) Sumut Aceh dan Muspimda Kosgoro 1957 Sumatera Utara ini, kita jadikan momen kebangkitan Kosgoro. Kehadiran kita harus dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat. Aktiflah kita berkegiatan sosial, baik itu hari besar keagamaan, kegiatan peduli sosial hingga kegiatan peduli bencana. Jangan hanya hadir hanya saat ada kepentingan saja. Karena kehadiran kita di Partai Golkar beserta seluruh hastakarya harus berbuat untuk kepentingan rakyat.(red)
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota