Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Diharapkan Tetap Damai dan Sesuai Aturan
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
KOTO BARU | SUMUT24.co
Baca Juga:
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Solok, Sumatera Barat meluncurkan Nagari Bersinar (bersih dari narkoba) dan mengukuhkan kelompok penggiat anti narkoba di Nagari Koto Baru sebanyak 32 orang, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Selasa (22/12/2020).
Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Walinagari Koto Baru dan di hadiri oleh Brigjen Pol Drs Khasril Arifin Kepala BNN Propinsi Sumbar,Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Kepala BNNK Sawah Lunto AKBP Erlis, Dandim 0309 diwakili oleh Baskir, Kapolres Solok, Camat Kubung, Walinagari Koto baru, Ninik Mamak, Bundo Kanduang dan penggiat anti narkoba Koto Baru.
Kepala BNN Kabupaten Solok AKBP Saifuddin Anshori SIK di dampingi oleh Kasi Pemberantasan BNN Kabupaten Sebastian Rei Tanjung SH Dan kasubbag Umum Sabrinur MM menyampaikan Indonesia termasuk daerah Darurat Narkoba, tidak ada daerah di Indonesia yang bebas narkoba.
“Oleh karnanya Narkoba harus di berantas sejak dini.dan itu butuh kerjasama dari semua pihak.mustahil pemberantasan ini bisa di lakukan oleh satu instansi atau pemerintah saja,” ujarnya.
Selain itu AKBP Saifuddin Anshori.S.I.K mengatakan nagari bersinar adalah nagari yang mempunyai program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang dilakukan secara masif.
“Keberhasilan nagari bersinar tergantung dari keaktifan kelompok penggiat anti narkoba dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan ke masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu dalam mewujudkan Nagari Bersinar di Koto Baru dibentuklah kelompok penggiat anti narkoba. Kelompok penggiat anti narkoba ini sudah dibekali pengetahuan tentang bahaya narkoba dan sanksi penggunaannya.
Pihaknya memilih penggiat anti narkoba yang berasal dari tokoh-tokoh masyarakat, seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan Tokoh Pemuda.
Sebab Niniak Mamak bisa melakukan sosialisasi kegiatan narkoba dalam rapat adat, Alim ulama dapat mensosialisasikan bahaya narkoba dalam ceramah dan Bundo Kanduang bisa mensosialisasikan bahaya narkoba pada arisan Ibu-ibu.
Saat ini, BNN Kabupaten Solok baru bisa membentuk enam kelompok penggiat anti narkoba di Nagari Lolo, Surian, Koto Baru, Saniang Baka, Cupak, dan Singkarak.
“Nagari yang dipilih untuk membentuk kelompok penggiat narkoba yaitu nagari yang rawan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Ia berharap dalam pengembangan Nagari Bersinar dan Kelompok Penggiat Anti Narkoba di nagari lain, pemerintah nagari dapat menggunakan dana desa dalam menganggarkan kegiatan dan sosialisasi pemberantasan narkoba.
Lebih jauh di sampaikan peredaran narkoba telah meraja lela dan merusak generasi muda, sehingga perlu banyak sosialisasi dan pencegahan.Hingga kini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke 30 nagari.
Menurutnya, rehabilitasi tidak dibebankan biaya, tapi hanya transportasi dari asal ke tempat rehabilitasi yang harus dibayar keluarga pecandu narkoba.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin mengatakan pihaknya berharap nagari lain dapat membentuk kelompok penggiat anti narkoba sehingga aktif memberantas peredaran narkoba.
“Semoga kedepannya dapat dibina BNNK Solok dan 74 nagari lainnya dapat membentuk Nagari Bersinar dan kelompok penggiat anti narkoba juga,” ujarnya.
Pihaknya berharap nagari berkonsultasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) untuk bisa menganggarkan dana dalam pelaksanaan kegiatan nagari bersinar dan kelompok penggiat anti narkoba.
Brigjen Pol Drs Khasril Arifin Kepala BNN Propinsi Sumbar dalam sambutannya menaruh harapan agar dalam upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba ini tidak hanya menjadi tugas dan perhatian pihak terkait saja, namun juga menjadi perhatian bersama.
“Karena ketika perhatian terhadap narkoba ini hanya digalakkan oleh pemerintah tanpa kepedulian dari masyarakat, maka hasilnya tidak akan maksimal.
Semoga dengan kegiatan ini generasi muda kita terhindar dari bahaya narkoba, mari perangi narkoba.
Diakhir sambutannya ia berharap dalam pengembangan Nagari Bersinar dan Kelompok Penggiat Anti Narkoba di nagari lain, pemerintah nagari dapat memberantas serta menekan peredaran narkoba yang telah meraja lela dan merusak generasi muda.
Selain itu juga di sampaikan bahwa pihaknya akan terus menjalin kerjasama dengan stakeholder terkait agar upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran gelap narkoba ini dapat berjalan dengan maksimal.(Eli)
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
Medan Sumut24.co Anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan untuk Tahun Anggara
News
Dompet Dhuafa Waspada Bersama RSU Sufina Aziz Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis untuk Warga DairiKabupaten Dairisumut24.co Dompe
News
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
News
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News