Harga Kebutuhan Pokok Mulai Melambung

Medan | Sumut24
Jelang memasuki bulan Ramadhan, harga bahan pokok drastis naik mencapai 50 persen. Dengan kenaikan itu, semua aspek termasuk para pedagang sayur ikut mengeluhkan melambungnya harga kebutuhan pokok tersebut.

Yanti, seorang pedagang mie pecal keliling daerah Medan Sunggal, terpaksa menaikkan harga dagangannya. Sudah dua minggu ini harga mie pecalnya dinaikkan menjadi Rp 8 ribu perporsi.

“Kemarin harga seporsi hanya Rp5.000 saya jual, namun sekarang dinaikkan harganya karena tidak tahan tingginya harga kebutuhan pokok,”katanya di Medan, Selasa (31/5).

Yanti juga ingin harga dagangannya dapat normal kembali seperti semula. Namun sayang semakin mendekati bulan puasa, malah semakin naik harga kebutuhan pokok.

”Hanya harga tomat yang turun Rp6.000/kg sudah cantik dan segar, kalau yang lain pada naik,” ujarnya.

Saturno, pedagang sayur di Pasar Sei Sikambing juga mengeluhkan harga pembelian dari pengepul sangat tinggi.

“Ada yang bilang, karena pengaruh erupsi Sinabung dan kalau hanya pengaruh itu, di Sumut sendiri masih banyak daerah pertanian. Jadi saya bingung kenapa tiap jelang puasa harga sayuran juga naik,”katanya.

Selama ini Saturno menjual cabai merah masih sangat tinggi dengan harga Rp40.000/kg. Begitu juga bawang merah mencapai Rp41.000/kg.

Sementara bawang putih naik menjadi Rp 40.000/kg. Sedangkan kalau sayuran seperti, bayam dan lainnya masih Rp3.000/ikat, namun karena harga pembelian dari pengepul naik, maka harus dikurangi perikatnya.

Selain Saturno, A Cih mengatakan, kalau gula putih naik menjadi Rp16.000/kg. Padahal tadinya hanya Rp 12.000/kg.

“Saya tidak tau apa penyebab kenaikan harga bahan pokok, hanya saja sudah seminnggu harga gula putih naik,”ujarnya.

Pedagang ayam potong juga mengeluhkan harga jual. Jelang puasa ini, harga ayam potong mencapai Rp 30.000/kg. Padahal biasanya harga ayam potong dijual hanya Rp27.000/kg atau Rp28.000/kg.

”Mungkin pasokan ayam potong kurang, sehingga harganya naik. Apalagi ditambah jelang puasa, banyak permintaan. Jadi saya harap semua kebutuhan pokok harus kembali normal, dan pemerintah cepat atasi masalah ini,”pungkasnya.(W04)