Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Medan | Sumut24 Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatra Barat terancam terhambat pasca penganiayaan salah satu pekerja di Terminal BBM Teluk Kabung. Pasalnya, hingga saat ini para pekerja sepakat berhenti sementara sampai ada jaminan pengamanan dan tindakan hukum tegas kepada pelaku.
Baca Juga:
Ketua Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I Sumatra bagian Utara Sutrisno menyebutkan TBBM Teluk Kabung merupakan pusat penyalur ke seluruh SPBU di Sumbar. Per hari, penyaluran dari TBBM tersebut mencapai 2.200 KL per hari.
“Oleh karena itu kami memohon maaf kepada masyarakat di Sumbar apabila terjadi kelangkaan BBM. Kami terpaksa melakukannya, karena keselamatan adalah yang paling penting. Kami memang merugi, tapi yang akan lebih rugi adalah masyarakat,” papar Sutrisno, Rabu (8/6).
Lebih lanjut, Sutrisno merinci, penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (7/6) siang. Operation Head TBBM Teluk Kabung adalah objek penganiyaan oleh sekelompok preman. Adapun, ini bukan kali pertama premanisme terjadi di terminal tersebut.
“TBBM Teluk Kabung adalah salah satu obyek vital nasional yang perlu dilindungi agar dapat terus beroperasi dengan aman. SPP UPMS I berafiliasi dengan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu dan Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia berharap adanya dukungan dari aparat penegak hukum baik Polri maupun TNI sesuai dengan Keppres No.63/2004 tentang Objek Vital Nasional,” tambah Sutrisno.
Tak hanya di Teluk Kabung, kejadian serupa bahkan lebih parah, sebut Sutrisno juga pernah terjadi di wilayah lain, seperti pemukulan dan pengeroyokan pekerja Pertamina di TBBM Manggis, Bali. Kendati demikian, jika di daerah lain, penganiyaan telah diproses oleh penegak hukum, di TBBM Teluk Kabung belum pernah ditindaklanjuti.
“Hal yang sama yakni pengancaman dan penanganiayaan juga berpotensi terjadi di daerah lain. Di Sumut beberapa yang berpotensi tinggi seperti itu di Pangkalan Susu, Tandem, dan Sibolga,” pungkasnya.(W04)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News