Sabtu, 23 Mei 2026

UMKM Sumut Butuh Edukasi dan Promosi

Administrator - Kamis, 01 September 2016 07:40 WIB
UMKM Sumut Butuh Edukasi dan Promosi

Medan | Sumut24

Baca Juga:

Dari tahun ketahun permasalah yang dialami oleh Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) bukan hanya terkait modal saja, lebih dari itu edukasi berwirausaha serta bantuan promosi dari berbagai stakeholder khususnya Pemerintah Kota Medan menjadi hal utama yang dibutuhan oleh pelaku UMKM di Kota Medan.

Pelaku Usaha Alween Ong saat menjadi pembicara dalam acara Diskusi Publik ‘Mengkaji Dukungan Perbankan Pada Dunia Koperasi dan UMKM’ yang dilaksanakan oleh Forum Wartawan Ekonomi Bisnis Kota Medan bersama Bank Mandiri, Rabu (31/8/2016).

“Pengusaha UMKM biasanya memiliki omsetnya sendiri, kalau pun membutuhkan bantuan dana, sekarang bantuan dari lembaga keuangan sudah banyak khususnya perbankan. Masalah utama adalah saat kawan-kawan tidak tahu membedakan mana modal usaha dan modal kebutuhan pribadi, tidak ada pemisahnya, kawan-kawan tidak tahu bagaimana cara pembukuan tidak ada edukasi untuk itu, padahal ini menjadi hal terpenting,” ujar wanita yang juga Ketua Tangan Di Atas Sumut ini.

Lanjutnya, banyak pengusaha mikro kecil dan menengah yang memiliki produk namun tidak bisa menjual. “Berikan wadah untuk pelaku UMKM ini menjual, bukan tempat seperti central UMKM atau lokasi menetap seperti itu tapi bagaimana Pemerintah push dari sisi online,” kata Alween.

Lanjutnya, Ia juga menilai Pemerintah juga instansi lainnya yang memiliki UMKM binaan tidak serius karena seperti tidak ada regenerasi. “Coba saja dibarisan UMKM binaan dari semua instansi yang ada di Medan ini saya yakin orangnya itu itu saja, karena kalau ada pameran yan memang itu itu saja yang ikut, tidak ada regenerasi. Data yang valid untuk UMKM juga tidak ada,” katanya.

Untuk itu, Ia berharap Pemerintah Kota Medan juga stakeholder lainnya  bisa bersama-sama memberikan bantuan kepada UMKM bukan hanya bantuan dana namun juga edukasi berwirausaha yang benar, wadah promosi baik offline juga online. Selain itu, akses Perijinan di pemerintahan tidak mempersulit pelaku usaha.

“Satu pintu, bukan banyak pintu. Kemudian kalau Pemerintah mau buat kegiatan dihitung benefitnya, apa manfaatnya. Acara promosi tapi lebih banyak UMKMnya yang datang bukan pengunjungnya,” katanya.(W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bobby Tolak Proyek Rp 484 Miliar yang Dinilai Tak Jelas
IPM Desak BNN Tes Rambut Pejabat dan Anggota DPRD Madina Terkait Dugaan Narkoba
BLACKOUT MASSAL! Sistem Listrik Sumbagut Lumpuh, Aceh hingga Sumut Gelap Gulita
Ekspansi Semakin Luas, UNIQLO Buka Toko Kedua di Batam
Jelang AFF U-19, Ketua KORMI Medan Apresiasi Gerak Cepat Walikota Tuntaskan Renovasi Stadion Teladan
PLN UIP SBU Gelar Syukuran dan Aksi Sosial Bersama Masyarakat di Area PLTA Kumbih-3
komentar
beritaTerbaru