Rabu, 24 Juni 2026

Maskot Robbi Gambaran KBI Sedang Berproses Jadi Korporasi Digital

Administrator - Kamis, 09 September 2021 08:10 WIB
Maskot Robbi Gambaran KBI Sedang Berproses Jadi Korporasi Digital

Jakarta I Sumut24.CO PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI secara resmi melakukan transformasi menuju Digital Corporation. Hal ini ditandai dengan meluncurkan mascot korporasi yaitu Robbi, sebuah mascot yang memvisualisasikan perubahan KBI menjadi digital corporation.

Baca Juga:

Dengan transformasi ini, kedepan KBI akan berubah dari perusahaan kliring yang menggunakan teknologi digital, menjadi perusahaan digital yang memiliki lisensi kliring. Demikian disampaikan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), disela-sela perayaan HUT ke-37 korporasi ini yang diselenggarakan secara virtual pada hari Rabu, 8 September 2021.

Kliring Berjangka Indonesia dan Sistem Resi Gudang, Buat Wong Cilik Naik Kelas Maskot KBI yaitu Robbi, merupakan akronim dari Robot KBI, di mana sosok ini menggambarkan korporasi KBI saat ini.

Di tengah perubahan di industri 4.0, gelombang digitaliasi, diperlukan proses transformasi korporasi menuju korporasi yang kuat, agile, berteknologi tinggi, dan memiliki akhlak.

“Robbi adalah maskot KBI yang menggambarkan KBI sebagai korporasi digital, kuat dalam menghadapi perubahan, dan memiliki DNA Akhlak, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyak, Adaptif, dan Kolaboratif,” ujar Fajar

Fajar Wibhiyadi menambahkan, dengan transformasi ini, kedepan KBI akan mengedepankan aspek teknologi digitalnya dalam menjalankan layanan bisnis. “Semua sedang dalam proses, dan kami targetkan dalam beberapa waktu kedepan, KBI sudah bisa 100 persen berubah menjadi Digital Corporation. Harapan kami, tentunya kedepan dengan adanya transformasi menuju digital corporation ini, akan dapat mendorong kinerja korporasi. Selain itu, dengan transformasi ini juga akan memberikan dampak positif terhadap para pemangku kepentingan. Hal ini karena dari segi layanan akan bisa lebih cepat dan akurat, serta meminimalisasi terjadinya human error, karena semua sudah menggunakan teknologi digital,” kata Fajar.

Sebelum melakukan transformasi menuju digital corporation, kinerja KBI bisa dikatakan cukup mengkilap. Dalam 5 tahun terakhir, perolehan laba KBI mengalami peningkatan mencapai 941 persen. Sedangkan dalam hal asset, dalam 5 tahun terjadi peningkatan sebesar 169 persen.

Bahkan di tahun 2020 saat Indonesia berada di tengah pendemi, KBI mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 31,98 persen, meningkat dari Rp50,3 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp66,4 Miliar.

“Kami proyeksikan, dengan tranformasi ini korporasi akan mengalami peningkatan dari sisi kinerja korporasi. Tantangannya adalah bagaimana melakukan transformasi sumber daya manusianya. Dengan menjadi digital corporation, tentunya semua sumber daya manusia yang ada juga harus bertransformasi, yaitu memiliki digital mindset. Untuk itu, kami juga terus melakukan berbagai program pengembangan SDM, yang disesuaikan dengan kebutuhan korporasi kedepan,” pungkas Fajar Wibhiyadi. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
Menyongsong 2029, Rumah Kebangkitan Mulai Susun Strategi Dorong Gibran Maju ke Kursi Presiden
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
komentar
beritaTerbaru