Disbudpar Medan Diduga Mark-Up Anggaran Pemeliharaan Gedung Tjong A Fie

0
1041

MEDAN | SUMUT24
Anggaran pemeliharaan gedung bersejarah Tjong A Fie tahun anggaran 2015 diduga dimark up sebesar Rp 200 Juta dari total anggaran Rp 400 Juta.

“Akibat dugaan mark up itu negara diduga telah dirugikan Rp 200 Juta. Itu belum termasuk biaya lainya, ucap Direktur Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi) Otty S Batubara kepada SUMUT24, Selasa (27/4).

Otty menjelaskan, temuan di lapangan gedung dilihat tak ada yang berubah seperti ada pemeliharaan. Berangkat dari situ kami melakukan investigasi. Ternyata pihak orang dalam Tjong A Fie juga mengatakan tak ada yang dibangun atau diperbaiki hanya mengecat-cat saja, Ucapnya.

Pemeliharaan Gedung/bangunan bersejarah Tjong A Fie di Kesawan Tahun anggaran 2015 oleh Satuan Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan dengan pagu paket Rp 400 Juta dengan penawaran 382.667.000, dengan pemenang tender CV AL Abrar alamat Jalan Kelambir V Gang Al Abrar No 17 /44 Medan. Diduga hanya sebagai ajang korupsi berjamaah dan dikondisikan, Pasalnya anggaran yang menelan biaya hampir setengah Miliar tersebut hampir tak ada yang dikerjakan.

Sementara itu dikonfirmasi Plt Kadis Budpar Kota Medan Hasan Basri melalui pesan singkat mengatakan, “coba cek sama PPTK-nya Dewi ya, jumpai saja Dewi di kantor, “.

Sementara Staf Disbudpar Soegara mengatakan, Semua telah dikerjakan dengan baik seperti conblok, karena bocor talang diganti, cat gedung, saluran air diperbaiki. Tapi lebih bagus langsung sama bu dewi saja bang sebagai PPTK-nya, katanya.

“Semua ada dokumen dan foto-fotonya. Untuk lebih jelasnya sama Dewi saja bang,”kata staf tersebut.

Sementara itu sebelumnya, salah seorang Staf Disbudpar yang tidak diketahui namanya mengatakan, Bu Dewi sedang tidak berada ditempat. “Bu Dewi tidak ada bang, beliau mulai hari Senin tak masuk ada acara sosialisasi,” kata pegawai tersebut.(W03)