Diduga Dijadikan Tempat Mesum, Warga Desak Tutup Hotel Salabintana Binjai

2189

BINJAI | SUMUT24
Puluhan warga masyarakat lingkungan V Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara meminta DPRD agar mendesak Pemko Binjai segera menutup Hotel Salabintana di Jalan T.Amir Hamzah Kelurahan Jati Utomo Binjai Utara, Rabu (27/1) sekira Pukul 10.00 WIB.

Kedatangan warga masyarakat ke Gedung DPRD dengan membawa beberapa spanduk di antaranya bertuliskan ” Salabintana Tempat Maksiat, Kami sudah lama menanggung dosa, Tutup segera Horel Salabintana”.

Sesampainya di depan gedung DPRD puluhan warga sudah ditunggu oleh aparat kepolisian Polres Binjai , yang akhirnya beberapa perwakilan warga diperkenankan memasuki halaman gedung DPRD selanjutnya memasuki ruang rapat Komisi A.

Kedatangan mereka disambut oleh beberapa anggota Komisi A Syarief Sitepu dan anggota komisi lainnya. Hadir juga dari pihak kepolisian Polres Binjai antara lain Kapolsek Binjai Utara Kompol Mijer.

Zulhadi, salah satu perwakilan warga meminta kepada anggota komisi A untuk segera mwnutup Hotel Salabintana yang kerap dijadikan tempat maksiat.” Kami meminta kepada anggota DPRD agar segera menutup Hotel Salabintana, karena hotel tersebut sering digunakan para pelajar , maupun PNS dan masyarakat, kami melihat langsung dengan mata kepala sendiri,” ungkapnya.

Sementara salah seorang anggota DPRD Binjai, Ema Gatta mengatakan untuk menutup hotel bukan wewenang DPRD tapi ada pihak yang berkompeten seperti Dinas Pariwisata, perijinan dan Satpol PP selaku penegak Perda.

“Kami minta kepada masyarakat untuk menutup hotel tersebut kita akan koordinasi dulu dengan pihak dinas pariwisata dan perijina dan kami akan memangil mereka terlebih dahulu dan mengundang mereka untuk menanyakan kegiatan hotel tersebut,” jelas Ema.

Salah seorang warga Ardiansyah menambahkan, kekesalan warga sudah sampai pada puncaknya. “Sejak tahun 1988 kami sudah cukup bersabar sampai tahun ini , kami minta agat hotel tersebut segeta ditutup saja” harapnya. (pai)