Dandim 0201/BS, Letkol Inf Maulana Ridwan : Jangan Takut Laporkan Judi dan Naroba

3655

Medan-SUMUT24

Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan yang turun langsung dalam tim gabungan saat menggerebek Kampung Kubur beberapa waktu lalu, mengajak masyarakat agar jangan takut dan ragu untuk melaporkan bila melihat langsung praktek perjuadian dan narkoba di sekitarnya.

Hal ini dilakukan sambung, calon Penerima SUMUT24 WARD Dahsyat yang akan diserahkan Minggu malam (20/3) nanti di Grand Aston Medan, untuk meminimalisir dan membersihkan Kota Medan agar bebas dari praktik perjudian dan narkoba.

“Penggerebekan itu sebagai tindak lanjut dari keresahan masyarakat tentang praktek perjudian narkoba yang ada disini. Kita sudah melakukan koordinasi dengan Polresta Medan dalam penggerebekan ini,” ujarnya.

Selain itu, praktik perjudian dan narkoba yang ada di Kota Medan harus diberantas, karena dapat merusak generasi muda.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk membina mental masyarakat kita,” ujar Maulana Ridwan.

Bahkan saat menggerebek judi, Dandim mengaku semua barang bukti disita dan diamankan. “Kita melakukan penggerebekan dan dilokasi ada barang bukti seperti sejumlah mesin judi jackpot, sabu, koin dan orang yang diamankan. “Semuanya akan kita bawa ke Kodim 0201/BS untuk diperiksa. Setelah diperiksa akan kita serahkan ke Polresta Medan untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Pemain Sepakbola Dingatkan

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan berharap, semua pemain sepakbola di daerah ini, tidak terlibat narkoba. Sekaligus adanya turnamen Sepakbola Piala Dandim 0201/BS tersebut, membuat masyarakat Medan mempunyai tontonan berkelas yang disajikan di atas rumput hijau.

“Tapi intinya ini sebagai momen untuk menciptakan bank pemain yang akan membela tim PSMS ke depannya,” ucapnya.
Penegasan itu dikatakan Dandim yang dilantik pada Kamis, 1 Oktober 2015 lalu, agar setiap pemain sepakbola diwajibkan untuk tes narkoba. Hal itu dilakukan demi mendukung pemain tidak terindikasi akan narkoba.

Dukungan yang sama juga disampaikan Ketum PSMS dr Mahyono. Katanya, turnamen tersebut merupakan sebuah kerinduan rakyat Medan akan hangatnya kompetisi sepak bola di daerah. Hal itu merujuk kepada antusias para peserta maupun suporter yang memadati Stadion Kebun Bunga.

“Luar biasa, antusias semuanya cukup baik. Apalagi ini demi PSMS sebagai pembinaan usia muda. Semoga ke depannya turnamen ini berdampak positif bagi masyarakat. Jadi saya yakin ini lah momen kebangkitan sepak bola kita, khususnya PSMS” katanya.

Ia mengatakan sebanyak 32 peserta terdiri dari 30 tim berasal dari klub PSMS di tambah PSMS U-19 dan PSMS U-21. Turnamen dibagi menjadi 8 grup dan pelaksanaan pertandingan dilakukan di Stadion Kebun Bunga Medan setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Turnamen akan berakhir pada Mei, mendatang. Adapun turnamen ini berlangsung selama hampir 3 bulan dengan mempertandingkan total game sebanyak 68 laga. Pertandingan.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Medan Iswanda Nanda Ramli memberikan apresiasi terhadap turnamen antar klub PSMS yang merupakan kerjasama Dandim 0201/BS dan PSMS Medan dalam rangka pembinaan terhadap pemain.

“Sungguh luar biasa kerjasama yang dilakukan Dandim 0201/BS dan PSMS Medan untuk menjaring bibit-bibit pemain yang dipersiapkan untuk PSMS. Saat ini memang sangat minim diadakan turnamen sepakbola sebagai ajang pencarian bibit pemain. Adanya turnamen ini sebagai awal bangkitnya kejayaan PSMS dalam kancah sepakbola di Indonesia,” paparnya.

Bapak Angkat Tim Basket Unpri

Dandim 0201/Berdiri Sendiri (BS) Letkol Inf Maulana Ridwan menyatakan siap menjadi Pembina Tim Basket Unpri. Apalagi Tim masket itu berlaga di Turnamen Liga Mahasiswa Tingkat Nasional di Bandung kemarin.

“Saya siap menjadi pembina dan memberikan bimbingan mental, sehingga Tim Basket Unpri bisa berhasil mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional,” ujar Letkol Inf Maulana Ridwan.

Kepada tim, Dandim berpesan agar Tim Basket Unpri selalu menjaga kekompakan dan solid. “Tim harus kompak dan solid, serta jangan takut dengan lawan. Karena lawan juga manusia biasa sama seperti kita. Jadi jangan merasa takut kalah,” pesan pria berdarah Sunda ini meyakinkan.

Dandim juga berpesan agar di dalam satu tim harus saling menutupi dan saling bekerjasama dengan baik. Letkol Ridwan bahkan siap menjadi pembina dan memberikan bimbingan mental kepada tim basket Unpri akan bertanding di Bandung. “Kita ingin tim ini berhasil dalam meraih prestasi dan mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional,” tegasnya.

(AM)

Loading...