CPO Ileggal Marak di Labuhanbatu Penjaga gudang CPO Tantang Oknum Polisi Adu Jotos

838

RANTAUPRAPAT | SUMUT24
Aksi kelompok orang yang disebut sebut sebagai mafia Crude Palm Oil (CPO) marak beraksi di jalan lintas Sumatera, Rantauprapat menuju pekanbaru, tepatnya di sisi titi kembar Bulu Cina Sigambal. Aksi mereka semangkin nekat, karena berani tantang seorang oknum polisi adu jotos, padahal pekerjaan yang mereka lakoni itu illegal.
Kejadian itu diketahui sejumlah wartawan yang mendapat informasi adanya keributan didalam gudang penampungan CPO ilegal yang berlokasi di eks pabrik tepung Tapioka pada, Senin (27/6) sekitar pukul 09.00 Wib. Ketika itu, wartawan yang mendapat informasi terjadi pertengkaran mulut antara penjaga gudang CPO dengan salah seorang oknum polisi.
Dari pertengkaran adu mulut tersebut, diketahui berasal dari keberadaan gudang CPO illegal yang beroperasi diwilayah hukum oknum polisi tersebut. Sebagai penegak hukum, dirinya merasa keberatan dengan adanya aksi illegal itu. Dan,disebut sebut ada sekitar 20 truck tangki muatan CPO singgah dan menurunkan sebagian muatannya (kencing) yang dimasukan kedalam drum kosong yang telah disediakan di lokasi dimaksud.
Penjaga gudang CPO Ilegal merasa tidak bermasalah, mungkin, karena pihaknya telah memberikan setoran pengamanan kepada oknum terkait. Namun oknum polisi yang merasa bahwa dirinya sebagai penegak hukum merasa tidak merestui apa lagi memberi ijin apapun terhadap aksi kejahatan terorganisir termasuk penampungan CPO illegal semangkin berang.
Setelah cukup lama adu mulut, keduanya nyaris adu fisik, untunglah dapat dilerai oleh beberapa wartawan yang kebetulan singgah karena adanya keributan tersebut.
Ketika peristiwa tersebut dicoba dikonfirmasi kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie via sms, Senin, (27/6) Kapolres belum menjawab. Begitu juga dengan Kasat reskrim. Sampai berita ini dikirimkan ke redaksi, belum ada jawaban dari penegak hukum tersebut atas peristiwa dimaksud. (ACD)

Loading...