Budaya Berlalu Lintas Harus Dikenalkan Sejak Dini

SERGAI| SUMUT24
Pengenalan dan pemahaman mengenai etika dan budaya berlalulintas sangat perlu ditanamkan sejak dini. Sebab dengan memberikan pelatihan sejak dini diharapkan nantinya dapat tertanam sikap tertib berlalulintas hingga besar nanti, sehingga ke depannya kecelakaan lalulintas tersebut dapat ditekan.

Demikian disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) yang diwakili Asisten II Ekbangsos Hadi Winarno saat membuka kegiatan sosialisasi Taman Lalulintas Ceria Portable yang digelar Pemkab Sergai bekerjasama dengan Dirlantas Poldasu, di Aula Replika Istana Sultan Serdang Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan, Jumat (8/4).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasubdit Dikyasa Ditlantas Poldasu AKBP Sujarno beserta jajaran, Wakil Ketua Forum PAUD Sergai Ny Irwani Jamilah, beserta pengurus, Kadis Parbudpora Henri Suharto, Guru dan 350 perwakilan anak didik PAUD se-Sergai.

“Pengenalan terhadap rambu rambu lalulintas harus dikenalkan sejak dini. Dengan memberikan pemahaman dan pelatihan lalulintas sejak dini, hingga dewasa akan terbiasa menaati rambu rambu,” ungkap Hadi.

Lebih lanjut dikatakan Hadi Winarno, untuk mencapai tingkat pendidikan dan perkembangan yang optimal diperlukan pendidikan yang berkualitas bagi anak usia dini, baik isi maupun materi serta prosesnya harus terintegrasi, menyeluruh dan terpadu sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Diharapkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi pada hari ini dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pengemudi dan pengguna jalan raya yang sopan santun, hati-hati, waspada, sabar dan tertanam dalam diri anak bahwa keselamatan merupakan kebutuhan nomor satu,” ujarnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Forum PAUD Sergai Irwani Jamilah, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada generasi penerus bangsa yang masih usia dini tentang pentingnya menggunakan helm dan mentaati rambu-rambu lalu lintas untuk keselamatan bersama serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang semakin tinggi saat sekarang ini.

Pada kesempatan yang sama Kasubdit Dikyasa Ditlantas Poldasu AKBP Sujarno menyampaikan pendidikan tertib lalu lintas kepada anak usia dini diluar sekolah diharapkan memberi pengetahuan tentang pentingnya menggunakan helm dan menaati rambu-rambu saat berkendara. Melalui Taman Lalu Lintas Portable ini anak-anak usia dini bisa memanfaatkannya untuk pembelajaran tertib berlalu lintas.

“Anak-anak juga diberitahu agar berhenti saat lampu merah, siap-siap disaat lampu kuning dan boleh melaju kembali setelah lampu hijau menyala. Ini diharapkan terus diingat mereka, sehingga disaat dewasa sudah terbiasa dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Sejumlah anak usia dini sangat antusias dan gembira saat bersepeda dan menggunakan helm, mencoba Taman Lalu Lintas Ceria Portable yang dibuat menggunakan bahan lunak dari stereofoam sehingga aman, dan dibuat layaknya jalan kota yang dilengkapi rambu-rambu lalu lintas, gedung-gedung dan SPBU mini.(bdi)