Antisipasi Peredaran Narkoba – BNN Gelar TOT P4GN Ke Masyarakat

BNN saat menggelar TOT ke masyarakat

MEDAN | SUMUT24
Masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika merupakan salah satu masalah serius yang terus menyita perhatian masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Bahkan Presiden RI telah menetapkan Indonesia dalam Darurat Narkoba Nasional.

Pernyataan itu menegaskan bahwa semua komponen bangsa harus bersiaga secara terus menerus tentang bahaya Narkoba dimanapun berada. Upaya peran serta seluruh instansi pemerintah, swasta dan komponen masyarakat harus terus digerakkan dan diberikan ruang seluas-luasnya untuk menciptakan lingkungan yang bebas dan bersih dari ancaman bahaya Narkoba dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Melalui upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagaimana diamanatkan dalam UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 pasal 104-108 tentang peran serta masyarakat.

“Untuk mengerakkan komponen masyarakat, BNN Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Training Of Trainer ( TOT ) Pemberdayaan Bidang P4GN Lingkungan Masyarakat tanggal 30 Juni dan 01 Juli 2016 di Ruang Rapat Rektor Unika ST. Thomas Medan,” ujar AKBP Magdalena Sirait. S.Si, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumatera Utara saat ditemui wartawan, Rabu (27/7).

Menurutnya, bahwa Training of trainers atau pelatihan bagi pelatih adalah kegiatan pendidikan dan pelatihan bagaimana menjadi penggiat anti narkoba di lingkungan yang diisi materi P4GN, Personal Skill, Dinamika kelompok dan praktek penyuluhan, yang dilaksanakan selama dua hari. “Peran aktif masyarakat menjadi hal yang sangat penting dan strategis. Maksud dan tujuan pelaksanaan TOT ini diharapkan dapat dijadikan sebagai panduan atau pedoman dalam pelaksanaan pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkungan masyarakat,” Ujar Magdalena Sirait.

Perwira berpangkat dua melati emas ini menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan peserta menjadi lebih paham tentang permasalahan narkoba secara komprehensif. Pada akhirnya, mereka akan memiliki kesadaran untuk menanamkan komitmen yang kuat dalam upaya P4GN dengan menjadi agen atau kader yang mampu menyebar luaskan pemahaman tentang masalah narkoba dilingkungannya.

”Saya harap, kegiatan ini tidak sampai disini saja, semua pihak harus peduli, bangkit, bergerak dan berdaya melakukan upaya P4GN dengan segala potensi yang dimilikinya. Untuk tujuan tersebut, BNN melalui bidang Pemberdayaan masyarakat terus menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif dari masalah narkoba melalui peningkatan kapasitas individu, lembaga, lingkungan dan usaha yang berdaya guna dan berhasil guna dalam P4GN serta memberikan manfaat rasa aman masyarakat,”imbuh AKBP Magdalena Sirait. (W08)