Usai Aniaya Sesama Warga, Terduga Pelaku Akhirnya Diringkus Tim Jatanras Polres Asahan
sumut24.co ASAHAN, Kepiawaian dan ketelitian tim kepolisian kembali teruji. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan
News
Gayo Lues | Sumut 24
Baca Juga:
Festival Tari Saman secara resmi dibuka dan dihadiri PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan sejumlah petinggi beberapa kabupaten, Senin (19/8/2019) sekira pukul 20.15 WIB. Acara yang diikuti beberapa kabupaten di Provinsi Aceh ini digelar di Stadion Seribu Bukit Gayo Lues.
Hadir dalam acara ini, sejumlah petinggi beberapa kabupaten,seperti ketua DPRK Gayo Lues, Wakil Bupati Bener Meriah, Wakil Bupati Aceh Tenggara, Wakil Bupati Aceh Tengah, Perwakilan Kemenko PMK,Sekretaris DITJEN Kebudayaan RI, Kementrian Pariwisata RI, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Forkopimda Kabupaten Gayo Lues serta Muspida plus di Pemkab Gayo Lues.
“Dalam kegitan Ceremony Festival Saman di Gayo Lues sebagai tindak lanjut kegiatan Gayo Lues Festival tahun 2018 lalu. Kegiatan ini merupakan Aceh’s top 3 event serta masuk dalam 100 event bergengsi pada Calender of Event Nasional,” ujar Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru saat pidato.
Amru juga mengatakan, Festival Saman merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia yang didukung oleh kementrian Pendidikan dan kebudayaan serta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
“Kegiatan Festival saman merupakan hasil inisiasi kegiatan pada tahun 2018 yaitu kegiatan Gayo Lues Mountain Festival yang salah satunya adalah festival saman,” jelasnya.
Kegiatan Festival Saman ini sambungnya juga didukung oleh kegiatan The light of aceh yang melibatkan talent-talent dalam menyemarakkan acara serta publisitas kegiatan.
“Rangkaian acara besar festival saman juga di tampilkan Festival the light of aceh. Diopening Ceremoni panitia menampilkan tarian massal Ratoh Jaroe, serta penampilan grup Saman dari Gayolues dan tampilan tari putri-putri Gayolues dari Aih Aunan,” jelasnya.
Festival lomba saman melibatkan 17 peserta yang berasal dari kabupaten/kota serta group-gruop saman se Aceh. Juga tampilan artis aceh dan artis lokal serta penyerahan hadiah pada acara penutupan di hari terakhir acara Festival Saman. Gubernur Aceh juga menambahkan, pelaksanaan festival saman adalah salah satu bukti nyata perwujudan pembangunan aceh yang terarah,sebagai implementasi pembangunan manusia dan kebudayaan yang terukur berkesinambungan dan terarah.
“Tahun 2011 Unesco mengakui saman sebagai warisan budaya tak benda milik dunia,ini merupakan kebanggaan kita sebagai bangsa indonesia,tahun 2015 dilaksanakan tari saman yang diikuti 10.001 orang bertempat di Gayo Lues,dan berhasil mencatat rekor muri di musium rekor indonesia MURI sebagai bukti bahwa Saman selalu eksis dalam kehidupan masyarakat Gayolues dan memiliki pendukung kebudayaan yang besar,” pungkasnya. (daud)
sumut24.co ASAHAN, Kepiawaian dan ketelitian tim kepolisian kembali teruji. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas keberangkatan 34 peserta dan pendamping Kwartir Cabang
News
Pembentukan DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis, DPC Deli Serdang Tekankan Sinergi BPD dan Kepala Desa Kawal Program Strategis
kota
GELOMBANG DEMONSTRASI DIPICU TERHENTINYA AKTIVITAS PEMBELIAN BIJIH TIMAH MASYARAKAT
kota
Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional
kota
Pencuri Pintu Besi Ditangkap Polsek Tanjung Morawa
kota
Keluarga Winda Lorenza Gowasa Resmi Lapor ke Polda Sumut
kota
Kementan Apresiasi Kecepatan Penanganan Pascabencana Sektor Pertanian Kabupaten Solok.
kota
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M, Pimpin Apel Gabungan Sekaligus Membuka Gerakan Gotong Royong Bersama.
kota
PCNU Sumut Dukung Gus Yusuf Pimpin PBNU Muktamar Jombang
kota