Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
News
Baca Juga:
Kabupaten Solok I Sumut24.co
Kunjungan kerja Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dr. Liferdi Lukman, S.P., M.Si., bersama jajaran Kementerian Pertanian RI di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat (7/8/2026), disambut oleh Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Camat Kubung, Walinagari Selayo, perwakilan Biro Perencanaan Kementerian Pertanian, serta perwakilan dari sejumlah Direktorat Jenderal di lingkungan Kementerian Pertanian RI.
Bupati Solok, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan sektor pertanian pasca bencana di Kabupaten Solok. Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Solok menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana.
Dijelaskan bahwa sekitar 80 persen lahan pertanian yang mengalami kerusakan ringan dan sedang telah berhasil ditangani, sementara masih terdapat sekitar 64 hektare lahan dengan kategori rusak berat yang masih memerlukan dukungan penanganan lebih lanjut.
Bupati berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan agar seluruh lahan terdampak dapat segera dipulihkan dan kembali produktif.
"Alhamdulillah, sawah yang kita lihat hari ini sudah memasuki musim tanam ketiga. Mudah-mudahan ini menjadi tanda bahwa ekonomi masyarakat kita kembali tumbuh," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian RI atas perhatian besar yang diberikan kepada Kabupaten Solok melalui berbagai program pembangunan sektor pertanian.
Dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen memanfaatkan seluruh bantuan tersebut secara optimal, tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung program swasembada pangan nasional.
Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dr. Liferdi Lukman, S.P., M.Si., pada kesempatan tersebut mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Solok dalam menangani dampak bencana di sektor pertanian. Menurutnya, Kabupaten Solok merupakan salah satu daerah yang paling cepat mengimplementasikan program-program Kementerian Pertanian untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Keberhasilan tersebut, menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk meningkatkan dukungan kepada Kabupaten Solok.
"Awalnya kami mengalokasikan 13 unit program irigasi untuk Kabupaten Solok. Karena pelaksanaannya cepat dan berhasil, sekarang kami tingkatkan menjadi 74 unit. Daerah yang mampu melaksanakan program dengan baik akan semakin dipercaya dan memperoleh tambahan dukungan dari pemerintah pusat," ungkap Dr. Liferdi.
Dr. Liferdi. juga mengajak Pemerintah Kabupaten Solok agar terus mengusulkan kebutuhan pembangunan irigasi melalui Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (Sipuri). Menurutnya, peningkatan anggaran pembangunan irigasi oleh pemerintah pusat menjadi peluang besar bagi daerah untuk mempercepat pembangunan jaringan irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier, guna mendukung peningkatan produksi pertanian.
Direktur Irigasi menambahkan bahwa bantuan Kementerian Pertanian kini disalurkan langsung kepada kelompok tani tanpa melalui pihak ketiga, sehingga manfaatnya dapat diterima secara maksimal oleh para petani. Ia juga mendorong pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan pemerintah nagari untuk aktif menyampaikan usulan kebutuhan masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.
Di akhir kegiatan, Bupati Solok kembali menyampaikan terima kasih atas kunjungan Direktur Irigasi beserta jajaran Kementerian Pertanian yang telah meninjau langsung kondisi pertanian di Kabupaten Solok. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan.
Sementara itu, Direktur Irigasi menegaskan bahwa kehadiran jajaran Kementerian Pertanian merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan seluruh program bantuan berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia juga memastikan bahwa daerah yang berhasil melaksanakan program dengan baik akan terus menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan pemerintah.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan lahan pertanian di Nagari Selayo yang kini telah kembali produktif dan memasuki musim tanam ketiga. Kondisi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.(YOSE)
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
News
MEDAN, SUMUT24.CO General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah, khusus
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan
kota
sumut24.co Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran
Ekbis
sumut24.co MedanAnggota Komisi 4 DPRD Medan El Barino Shah SH MH minta Aparat Penegak Hukum (APH) dalami dugaan jual beli proyek fisik di
kota
Peringati Maulid Nabi Forum Minang Sati Sampaikan Aspirasi Kolaborasi dengan Pemko Medan
News
Ratusan Miliar dalam 20 Koper KPK Harus Bongkar Ke Mana Uang HGB Bogor Mengalir
News
JAKARTA Peneliti IndexPolitica, Denny Charter, menyampaikan analisisnya mengenai pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keu
Ekbis
PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasy
Politik
MEDAN SUMUT24.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepenting
News