4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
GAYO LUES | SUMUT24.co
Baca Juga:
Masyarakat Kecamatan Putri Betung dalam waktu dekat ini akan beralih pengunaan energi listrik dari energi Pembakit Tenaga Hidro Mikro (PLTMH) menjadi konsumen PLN.
Walau pun biaya iuran listrik cukup murah yang di pungut pihak pengelola PLTMH, namun kini akan beralih menjadi konsumen PLN.
Sudah lebih dari setahun, dua desa di Kecamatan Putri Betung yang meliputi Desa Ramung Musara dan Kungke Jaya beralih ke PLN, karena kondisi turbin yang biasa menyalurkan energi listrik nya kemasyarakat sering terjadi kerusakan dan juga jumlah konsumen terus bertambah mengakibatkan beban yang di keluarkan energinya ke masyarakat tidak sebanding lagi,menjadi kendala sangat besar terjadinya kerusakan.
Camat Putri Betung Muhammad Jon, saat di Komfirmasi SUMUT24, Kamis (11/10) mengatakan, dalam tahun ini di targetkan empat desa dengan 1000 jumlah KK akan menyabung arus dari PLN.
Menurut camat, desa yang akan beralih ke PLN seperti desa Gumpang Lempuh,desa Gumpang Pekan, desa Meloak Sepakat dan desa Meloak Aih Ilang.
Untuk dana masuk mejadi pelangan PLN, masyarakat di pungut biaya pemasangan KWH sekitar Rp1 juta dan apabila intlasi di rumah masyarakat tidak sesuai aturan PLN masyarakat juga wajib mengantinya yang baru, agar tidak terjadi musibah kebakaran akibat arus PLN dan masyarakat menambah lagi dana untuk kabel, pipa serta keperluan lainnya,”ujarnya.
Camat menambahkan, masyarakat kami sangat beruntung untuk saat ini bisa menyambung arus dari PLN, karena dana DP nya dapat di cicil selama tiga bulan kedepan, dan di targetkan empat desa yang akan menyabung arus dari PLN bulan November ini sudah selesai di kerjakan dan masyakat sudah bisa meninkmati arus PLN untuk kedepannya.
Saat di tanya apa desa lain di Kecamatan Putri Betung tidak di masukan menjadi pelangan PLN, Jon menjawab, di pastikan desa lain akan menyusul, seperti desa Uning Pune dan dusun Waih Jernih, Desa Putri Betung dan Desa Singah Mulo.
Untuk saat ini turbin yang ada di kecamatan Putri Betung kurang siap lagi untuk menerangi masyarakat, maka dari itu dengan terpaksa masyarakat beralih ke PLN.
Untuk turbin pembangkit juga nanti akan di fungsikan, dan energinya di jual ke pihak PLN untuk penambahan PAD daerah, karena selama ini pengelolaan turbin di Putri Betung kurang transfaran sehingga terjadi kerusakan menjadi kendala dalam perbaikannya, di sebabkan KAS penghasilan PLTMH sama sekali nihil, paparnya.(DAUD)
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota