Jumat, 25 September 2026

Wakil Walikota Lhokseumawe Beri Sambutan Maulid Nabi SAW

Administrator - Senin, 18 Desember 2017 14:02 WIB
Wakil Walikota Lhokseumawe Beri Sambutan Maulid Nabi SAW

LHOKSEUMAWE | SUMUT24

Baca Juga:

Wakil walikota Lhokseumawe, H Yusuf Muhammad SE M S M bersama rombongan dan Kabag Humas Pemo Lhokseumawe, Tgk Muslim S Sos H Yusof, Minggu (17/12) menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAWE, sekaligus memberikan sambutan dihadapan para pimpinan dayah dan tamu undangan lainnya yang hadir dalam acara Maulid tersebut.

H Yusuf Muhammad dalam sambutannya mengatakan dan menyikapi berbagai aspirasi pimpinan Dayah Istiqamatuddin Innahu Tumpok tengoh yaitu, akan membantu pembangunan Mushalla dan dua unit rumah dewan guru yang sudah berkeluarga. Dimana bantuan tersebut akan ditampung pada dana otsus 2018.

Pernyataan tersebut menurut wakil walikota adalah sesuai arahan bapak walikota Lhokseumawe Suiadi Yahya pada beliau katanya diatas podium dan disaksikan seluruh tamu undangan yang hadir.

Sebelumnya, Tgk Mahrizal Syamsuddin menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan dan masyarakat Tumpok tengoh atas berbagai dukungan dan bantuan sehingga perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, dapat terlaksana dengan baik dan suskses. Selain itu, Tgk Mahrizal juga menyampaikan tentang liku-liku pembangunan dayah dari sejak pertama hingga terlaksannya pembangunan. Begitupun acara kepada seluruh tamu undangan juga di khususkan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe agar dapat memeberikan dan dukungan untuk kemajuan pembangunan datah Istiqamatuddin Tumpok Tengoh jelasnya.

Dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Di Dayah Istiqamatuddin yang memberikan Tausyiah tentang sejarah perjuangan Rasulullah adalah ulama Kharismatik Aceh Al Mukarram Tgk H Muhammad Ali pimpinan Dayah Bustanul Huda atau yang lebih di sapa adalah Abu Paya pasi dari Kabupaten Aceh Timur .

Dalam Tausiahnya, Abu lebih memaparkan tentang amanah Rasulullah kepada ummatnya bahwa Ulama dan umara tidak boleh dipisahkan melainkan sama-sama dalam membangun negeri ini sesuai dengan kepandaiannya masing-masing.

Ulama memikirkan tentang hukum-hukum Allah sementara umara adalah mengatur bagaimana negara atau sebuah daerah kepada kemakmuran ummat atau bangsa yang berkeadilan dan sejahtera,” Kata abu dalam tausiah singkatnya menjelang sholat zuhur.(SAID)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BP BUMN Salurkan Tali Asih Untuk Keluarga jurnalis-ABK Arupadatu I
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
Soal Kasus Pelanggaran Penyalur TKI Dilakukan Safarian Alias Nek Nino, Penyidik PPA/PPO Polda Sumut Akan Berkordinasi Dengan Dirjen Imigrasi Sumut
Muktarrudin Usman Nahkodai KSMI Aceh, Tekad Kembangkan Sepakbola Mini
Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Aceh Pascabencana, PLN Pulihkan Infrastruktur Ketenagalistrikan 150 kV Arun–Bireuen
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Koordinasi Dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Upaya Dorong Sinergi Berkelanjutan
komentar
beritaTerbaru