Kamis, 24 September 2026

Aceh Diminta Konsisten Kelola Sumber Daya Perikanan

Administrator - Kamis, 06 Oktober 2016 12:40 WIB
Aceh Diminta Konsisten Kelola Sumber Daya Perikanan

Meulaboh | SUMUT24 Pemerintah Provinsi Aceh diharapkan konsisten terhadap pengelolaan bidang perikanan sebagai bentuk dukungan ke wilayahan guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. “Potensi kemaritiman di Aceh secara kebijakan sudah berjalan dan banyak, dukungan dari pusat telah memberikan berbagai prioritas. Perlu dilakukan konsistensi dan supaya betul-betul melibatkan masyarakat,” kata Tenaga Ahli Utama Kemaritiman Kantor Staf Ahli Presiden RI Dr M Riza Damanik, di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu. Pernyataan tersebut disampaikan usai menjadi narasumber utama pada seminar nasional Perikanan dan Kelautan ke-II Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar Meulaboh, dengan tema Implementasi Kebijakan Poros Maritim Dunia Peran Pemangku Kepentingan Menuju Marine Industries. M Riza Damanik menyampaikan, kebijakan provinsi paling ujung barat Indonesia terhadap penguatan poros maritim selama ini pusat telah melihat pengelolaanya sudah bagus dan sudah mulai terlihat fokusnya berada di perikanan dan pariwisata. Karena menurut dia memang dua keunggulan sektor tersebut yang saat ini bisa dijadikan sebagai andalan untuk kebangkitan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu. “Pengelolaan oleh Pemprov Aceh terhadap sektor kemaritiman sudah bagus, sudah mulai terlihat fokusnya berada di sektor perikanan dan pariwisata karena memang sektor ini yang saat ini bisa dijadikan andalan,” imbuhnya. Lebih lanjut dikatakan, dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan potensi kemaritiman di Provinsi Aceh sudah jelas, berbagai kebijakan strategis nasional sudah berjalan dan banyak seperti pembangunan infrastruktur, penguatan pendampingan maupun penguatan akses pasar. Dalam mengisi seminar itu Riza Damanik menyampaikan, Universitas Teuku Umar yang saat ini sedang mengambil peran pada celah pembangunan itu sehingga pengambil kebijakan terdorong melalui pengembangan sumber daya manusia. Sementara itu Ketua Panitia Dekan Fakultas Kelautan dan Ilmu Perikanan (FKIP-UTU) Dr Edwarsyah, SP, MP menambahkan, UTU saat ini mengambil peran strategis dalam penguatan poros maritim Indonesia setelah ditetapkan sebagai tempat Uji Kompetensi Kelautan dan Perikanan dengan enam keahlian yang dipercayakan pemerintah. “Secara nasional UTU pasca negeri sudah mengembangkan SDM melalui uji kompetensi bidang kelautan dan perikanan. Nah untuk menuju poros maritim itu salah satunya adalah peran kita dalam pengembangan SDM,” katanya . (int)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Seorang Oknum Perwira Brimob Diduga Pukul Pedagang Monza di Tanjungbalai
Pusat MRO Turbin Dibangun di Cilegon, Bidik Pasar Nasional dan ASEAN
Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
Hadapi Masa Purna Tugas dengan Kesiapan Menyeluruh, Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut
LPSH Surati Kejagung Terkait Korupsi Rp 52,5 Miliar Dana Hibah KONI Asahan Dianggap "Bola Pingpong", Diminta Segera Diusut Tuntas
komentar
beritaTerbaru