sumut24.co -MEDAN, Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Sumatera Utara terus memantapkan langkah memperkuat organisasi. Tak hanya menjadi wadah silaturahmi jurnalistik, organisasi ini kini menyiapkan tiga pilar strategis, Koperasi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Serikat Tolong Menolong (STM) yang dirancang guna memberikan perlindungan hukum serta jaminan kesejahteraan nyata bagi seluruh anggotanya.
Baca Juga:
Langkah strategis ini disampaikan Ketua
Forwaka Sumut, Irfandi, dalam pertemuan akrab bersama sejumlah anggota di kawasan Medan Polonia, Kamis (9/9/2026). Ia menegaskan, pembentukan tiga wadah ini merupakan jawaban atas kebutuhan anggota akan dukungan ekonomi, hukum, dan sosial yang terpadu."Kami ingin keberadaan organisasi ini membawa manfaat nyata. Lewat koperasi, anggota bisa berdaya secara ekonomi; lewat LBH ada payung hukum saat menghadapi masalah; dan lewat STM terjalin solidaritas tulus antar sesama," ujar Irfandi di hadapan para anggota yang hadir.
Masing-masing wadah memiliki peran khusus yang saling melengkapi. Koperasi akan dikembangkan sebagai sarana usaha bersama yang dikelola secara profesional dan transparan demi kemajuan ekonomi anggota. Sementara itu, LBH hadir untuk memberikan pendampingan dan konsultasi hukum, baik yang berkaitan dengan tugas jurnalistik maupun persoalan hukum lainnya. Sedangkan STM yang digagas pengurus Hapri Saldi akan menjadi wadah sosial yang memperkuat kepedulian, terutama saat anggota atau keluarga mengalami musibah.Penasehat
Forwaka Sumut, Zainul Arifin Siregar, mengingatkan agar ketiga wadah ini dibangun dengan semangat kebersamaan murni, bukan untuk kepentingan segelintir pihak. "Ini milik seluruh anggota dan keluarganya. Organisasi harus tumbuh memberi manfaat, bukan sekadar nama," tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Forum Pemred Sumut sekaligus pengurus
Forwaka Sumut, Lilik Riadi Dalimunthe, menekankan pentingnya proses yang rapi, teratur, dan terbuka. Mulai dari struktur, aturan main, pengelolaan keuangan hingga legalitas harus jelas dan transparan agar terbangun rasa memiliki dan kepercayaan dari seluruh elemen organisasi."Kekuatan organisasi bukan hanya di pengurus, tapi di kekompakan semua anggotanya. Mari bangun semuanya secara profesional dan terbuka agar ke depannya tidak menimbulkan masalah," tambahnya.
Pertemuan yang turut dihadiri Penasehat Said Assegaf, Wakil Ketua Amsal Chaniago, dan pengurus lainnya ini menjadi langkah awal penyusunan konsep dan struktur. Sekretaris
Forwaka Sumut, T. Andry Pratama, menegaskan seluruh proses pembentukan akan melibatkan partisipasi aktif anggota agar ketiga wadah tersebut benar-benar menjadi milik keluarga besar
Forwaka Sumut yang solid dan bermanfaat jangka panjang. (tec)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News