Selasa, 01 September 2026

Police Goes to School, Satlantas Polres Tapsel Tekankan Pelajar Wajib Tertib Berlalu Lintas di SMKN 2 Sipenggeng

Administrator - Selasa, 01 September 2026 00:41 WIB
Police Goes to School, Satlantas Polres Tapsel Tekankan Pelajar Wajib Tertib Berlalu Lintas di SMKN 2 Sipenggeng

Tapsel | Sumut24.co

Baca Juga:

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali memperkuat kampanye keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.

Edukasi tersebut disampaikan melalui program Police Goes to School dan Polantas Karib yang digelar di SMK Negeri 2 Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan ini menyasar para siswa sebagai bagian dari upaya kepolisian menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai aturan dasar yang perlu diperhatikan saat menggunakan kendaraan maupun ketika berada di jalan raya.

Sejumlah materi yang disampaikan di antaranya kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, larangan menggunakan knalpot brong, serta aturan terkait keselamatan saat berboncengan.

Polisi juga mengingatkan pelajar agar tidak berboncengan lebih dari satu orang. Selain itu, siswa diminta tidak melakukan tindakan berbahaya seperti bergelantungan atau naik di atas kap angkutan umum maupun becak bermotor.

Ps. Kasat Lantas Polres Tapsel, IPTU James Sihombing, S.H., mengatakan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar merupakan langkah penting untuk membentuk kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.

Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang perlu mendapatkan pemahaman yang kuat mengenai keselamatan di jalan. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan mereka mampu menghindari berbagai perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Kami ingin pelajar memahami bahwa tertib berlalu lintas adalah bagian penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujar IPTU James.

Ia menegaskan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar untuk menghindari sanksi. Lebih dari itu, disiplin di jalan merupakan bagian dari upaya mencegah kecelakaan dan menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman.

IPTU James pun secara khusus mengingatkan para siswa agar tidak menggunakan knalpot brong serta menghindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

"Gunakan helm SNI, jangan memakai knalpot brong, jangan berboncengan lebih dari satu orang dan hindari perilaku berbahaya saat berada di jalan raya," katanya.

Satlantas Polres Tapsel berharap pesan keselamatan yang disampaikan dalam program Police Goes to School tidak berhenti di lingkungan sekolah.

Para siswa diharapkan mampu menerapkan disiplin berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi contoh bagi teman, keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

"Kami berharap para pelajar bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat," tandas IPTU James.

Program edukasi seperti ini juga menjadi salah satu sarana kepolisian untuk membangun komunikasi langsung dengan generasi muda. Dengan pendekatan edukatif, polisi mendorong pelajar memahami alasan di balik setiap aturan lalu lintas, terutama yang berkaitan dengan keselamatan.

Kegiatan di SMK Negeri 2 Sipenggeng tersebut turut diikuti KBO Satlantas Polres Tapsel IPTU Samuel J. Hutapea, S.H.

Sejumlah personel Pos Lantas Batang Toru juga terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Aipda Rahmad S. Pasaribu, Aipda Alfansyah Tanjung dan Brigpol Ridho Siregar, S.H.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
Anggota DPRD Medan, Modesta Marpaung SKM Edukasi Masyarakat Tetap Peduli Hidup Sehat
Disaat Sosper, Modesta Marpaung SKM S Keb Edukasi Masyarakat Terkait Kesehatan
Wabup Toba Ajak ASN Edukasi Warga Untuk Antri BBM
PTI Dorong Edukasi Pertanian untuk Pelajar, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Beri Dukungan Penuh
Cegah Risiko Residu Antibiotik, Pemkab Asahan Edukasi Pelaku Peternakan
komentar
beritaTerbaru