Perang Melawan Narkoba Makin Panas, 403 Kasus Diungkap Polresta Deli Serdang Januari–Agustus 2026
Perang Melawan Narkoba Makin Panas, 403 Kasus Diungkap Polresta Deli Serdang Januari&ndashAgustus 2026
kota
Baca Juga:
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menilai keberadaan masyarakat Minangkabau memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Mandailing Natal, khususnya melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan Atika saat menghadiri Rang Minang Baralek Gadang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Alun-alun Kota Panyabungan, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.
Menurut Atika, banyak pelaku UMKM di Madina yang berasal dari kalangan masyarakat Minangkabau. Kehadiran mereka dinilai turut memberikan warna sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
"Ekonomi di Madina bergerak salah satunya karena keberadaan pelaku UMKM yang banyak merupakan saudara-saudara kami orang Minang," ujar Atika dalam kegiatan tersebut.
Atika menegaskan, kontribusi masyarakat Minang di Madina tidak sebatas pada aktivitas perdagangan maupun UMKM. Menurutnya, masyarakat Minangkabau juga telah menjadi bagian dari kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Ia melihat para perantau Minang mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat Madina serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Falsafah Minangkabau "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung", kata Atika, terlihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Minang yang tinggal dan menetap di Madina.
"Sehingga dalam keseharian, tak mampu lagi kami membedakan mana orang Minang dan mana orang Mandailing," katanya.
Pernyataan tersebut menggambarkan eratnya hubungan sosial antara masyarakat Minangkabau dengan masyarakat Mandailing yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Dalam kesempatan itu, Atika juga mengapresiasi keberadaan IKM yang selama ini dinilai aktif menjaga silaturahmi sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.
Ia berharap semangat saling membantu, gotong royong, dan kebersamaan yang telah dibangun IKM dapat terus dipertahankan.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk diwariskan kepada generasi muda agar hubungan harmonis antarsuku dan kelompok masyarakat di Madina tetap terjaga.
"Semangat saling membantu dan mempererat silaturahmi ini mudah-mudahan terus diwariskan kepada generasi berikutnya," harapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan peringatan HUT ke-10 IKM.
Ia menilai masyarakat Minangkabau memiliki karakter yang kuat dan mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.
Menurut Erwin, kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan masyarakat Minang yang telah dikenal luas.
Ia juga menyambut baik pelaksanaan Rang Minang Baralek Gadang di Alun-alun Kota Panyabungan. Selain menjadi momentum mempererat persaudaraan, kegiatan tersebut dinilai memberikan hiburan bagi masyarakat Madina.
Apresiasi terhadap kontribusi masyarakat Minang juga disampaikan Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy.
Ia mengatakan kiprah masyarakat Minangkabau dalam perjalanan bangsa Indonesia telah berlangsung sejak masa sebelum kemerdekaan.
Bagus mencontohkan salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia, yakni Mohammad Hatta atau Bung Hatta, yang berasal dari Sumatera Barat dan menjadi salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia.
"Bahkan, salah satu proklamator itu berasal dari Sumatera Barat, Bung Hatta," ujar Bagus.
Menurutnya, perjalanan sejarah tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Minangkabau memiliki kontribusi yang besar dalam berbagai bidang kehidupan bangsa.
Peringatan HUT ke-10 IKM Madina tidak hanya diisi dengan sambutan dari para pejabat. Kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari Sumatera Barat maupun Mandailing.
Sejumlah kesenian yang ditampilkan antara lain randai, Tari Piring, silek, Gordang Sambilan, hingga marturi.
Pertunjukan tersebut menjadi bagian penting dalam Rang Minang Baralek Gadang karena memperlihatkan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Madina.
Selain kesenian tradisional, masyarakat juga disuguhkan sejumlah tari kreasi yang memadukan unsur budaya lokal. Salah satunya adalah Tari Manduda Eme.
Rangkaian pertunjukan tersebut sekaligus menjadi gambaran bagaimana budaya Minangkabau dan Mandailing dapat berjalan beriringan, sekaligus memperkuat identitas Madina sebagai daerah yang memiliki keberagaman budaya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Perang Melawan Narkoba Makin Panas, 403 Kasus Diungkap Polresta Deli Serdang Januari&ndashAgustus 2026
kota
sumut24.co Medan Wali Kota Medan resmi menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada Camat Medan Timur, Fernanda, S.S.T.P., dan Lurah Aur, Efr
kota
Randai hingga Gordang Sambilan Meriahkan HUT IKM, Wabup Atika Soroti Peran Orang Minang
kota
96 Peserta Adu Gaya, Dandim 0212/Tapsel Dedi Harnoto Jadikan Fashion Show Merah Putih Panggung Bakat Generasi Muda
kota
Ganja 2 Kg Hendak Diedarkan di Batang Angkola, AST Diamankan Polres Tapsel
kota
KETUA UMUM PERSATUAN NASIONAL PEMUDA INDONESIA (PNPI) SYAMSUL RIZAL MENDUKUNG PEMERINTAH MENYELAMATKAN NKRI, PENTING ADANYA UU PENANGGULANG
kota
MEDAN SUMUT24.CO Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan Haji Saiful, pemilik Kembar Ponsel, Cafe Kembar, White Cafe, Joko Moro, Moka
Info
Bukan Sekadar Seremoni, TPI Medan&ndashSKKB Malaysia Bangun Jembatan Pendidikan dan Jiwa Entrepreneur Religius
News
GUS KIKIN PIMPIN PBNU 2026&ndash2031 DARI TEBUIRENG KE PUNCAK NU, KEMBALI KE QANUN ASASI
News
Wawako Solok Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi.
kota