Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Baca Juga:
Bupati Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE., resmi membuka Konsultasi Publik II penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kota Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Padang Lawas, Rabu (19/8/2026), sebagai bagian dari proses penyusunan arah pembangunan kawasan pusat ibu kota Kabupaten Padang Lawas agar lebih terencana, tertib, dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, pemaparan materi disampaikan oleh Tim Ahli Tata Ruang Rama Sanjaya serta tenaga ahli Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Adep Priatna.
Konsultasi publik ini menjadi ruang bagi pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa, serta unsur masyarakat untuk memberikan masukan terhadap rencana penataan ruang Kota Sibuhuan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Padang Lawas, Ir. Sarlen Ibrahim Harahap, ST., MM., mengatakan penyusunan RDTR Kecamatan Barumun merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengarahkan pembangunan kawasan perkotaan.
Menurutnya, RDTR dibutuhkan agar pemanfaatan ruang dapat memiliki kepastian, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
"Melalui Konsultasi Publik II ini, kami berharap mendapatkan kepastian ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha sehingga pembangunan dapat berlangsung secara tertib dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia menilai masukan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar dokumen RDTR yang nantinya disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan perkembangan kawasan Kota Sibuhuan.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam sambutannya mengatakan konsultasi publik kedua tersebut merupakan kelanjutan dari tahapan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada akhir 2025.
Ia menyebut penyusunan RDTR Kota Sibuhuan akan menjadi salah satu instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan kawasan ibu kota Kabupaten Padang Lawas.
Sejumlah rencana pembangunan yang menjadi bagian dari pembahasan antara lain pembangunan pasar Kabupaten Padang Lawas, ruang terbuka hijau, rumah adat, stadion, hingga fasilitas pelayanan publik.
"Rencana kita dalam RDTR salah satunya pembangunan pasar Kabupaten Padang Lawas, pembangunan ruang terbuka hijau, rumah adat, stadion dan pelayanan publik," kata Putra Mahkota.
Menurutnya, Kecamatan Barumun memiliki posisi strategis karena menjadi pusat pemerintahan sekaligus ibu kota Kabupaten Padang Lawas. Karena itu, penataan wilayah tersebut harus dilakukan secara matang dan memiliki arah pembangunan yang jelas.
"Karena Kecamatan Barumun merupakan ibu kota Kabupaten Padang Lawas, tentu perlu kita buatkan perencanaan yang sebagus dan sebaik mungkin. Nantinya ini juga menjadi acuan untuk kecamatan lainnya," ujarnya.
Putra Mahkota juga meminta seluruh pihak yang terlibat memberikan masukan secara konstruktif selama proses penyusunan RDTR berlangsung.
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi penting agar rencana tata ruang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, kebutuhan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta perkembangan kawasan dalam jangka panjang.
"Kita berharap mendapatkan masukan dari semua sektor dan masing-masing OPD untuk kebaikan kita bersama," katanya.
Ia kemudian mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membahas rancangan tata ruang tersebut sehingga pembangunan Padang Lawas ke depan dapat berjalan lebih terarah.
"Mari sama-sama kita diskusikan RDTR ini supaya kita bisa membuat pembangunan Kabupaten Padang Lawas lebih tertata dan terarah," ucapnya.
Dukungan terhadap penyusunan RDTR juga disampaikan jajaran pemerintahan di Kecamatan Barumun. Camat Barumun, Lurah Pasar Sibuhuan, kepala lingkungan se-Kelurahan Pasar Sibuhuan, serta kepala desa se-Kecamatan Barumun hadir dan menyatakan dukungan terhadap proses penataan ruang di kawasan pusat ibu kota Kabupaten Padang Lawas tersebut.
Keterlibatan pemerintah tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa dinilai penting karena mereka memiliki pemahaman langsung mengenai kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kegiatan Konsultasi Publik II RDTR dan KLHS Kota Sibuhuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP., para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD terkait, Kepala Seksi Badan Pertanahan Kabupaten Padang Lawas, Camat Barumun, Lurah Pasar Sibuhuan, kepala lingkungan se-Kelurahan Pasar Sibuhuan, serta kepala desa se-Kecamatan Barumun.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas berharap proses penyusunan RDTR dan KLHS tersebut dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang mampu menjadi pedoman pembangunan Kota Sibuhuan sekaligus memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika Rumah Sakit Harus Makin Maju
kota
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
kota
Dukung Program Prabowo, Wabup Atika Tanam Bawang Putih di Ulupungkut Madina
kota
HUT ke81 RI di Madina, Bupati Saipullah Serukan Perjuangan Baru Melawan Kemiskinan dan Ketertinggalan
kota
Bupati Saipullah Dorong RSUD Panyabungan Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama di Tabagsel
kota
Bupati Palas Putra Mahkota Alam Buka Konsultasi Publik RDTR Sibuhuan, Dorong Ibu Kota Kabupaten Lebih Tertata
kota
Pria 41 Tahun Tak Jerah Ditangkap Polres Padangsidimpuan di Sitamiang, Temukan 11 Bungkus Diduga Ganja
kota
Propam Polres Tapsel Tegas! Anggota Diingatkan Jauhi Judi Online dan Pinjol Ilegal
kota
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Hairul Iman "Jangan Mendahului Keputusan Forum
kota